Peta Pertempuran Pilwalkot Medan: Wakil Bobby, Ponakan Paloh, Guru Besar USU

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi tinta di jari usai ikut Pemilu 2024. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tinta di jari usai ikut Pemilu 2024. Foto: Shutterstock

Pertempuran pemilihan wali kota (Pilwalkot) Medan 2024 sudah sudah mulai terpetakan.

Sejauh ini, sudah ada 3 nama yang kuat diisukan maju. Mereka adalah Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman; keponakan Ketum NasDem Surya Paloh, Rico Waas; hingga guru besar USU yang juga dokter saraf, Ridha Dharmajaya.

Ketiganya sudah punya partai pengusung masing-masing.

Lantas, apakah ketiganya sudah memenuhi syarat minimal 10 kursi DPRD Medan?

Rico Waas

Wakil Ketua DPW NasDem Sumut, Rico Waas. Foto: Instagram/@ricowaas

Rico yang merupakan Wakil Ketua DPW NasDem Sumut ini sudah mendapatkan dukungan dari Golkar, Gerindra, dan tentunya partainya sendiri.

Kursi NasDem di DPRD Medan ada 5. Sementara, Gerindra dan Golkar masing-masing punya 6 kursi. Dengan demikian, Rico sudah bisa berlaga karena sudah memenuhi minimal syarat kursi. Sebab, total kursinya sudah ada 17.

“Tidak (tidak usung sendiri), kita maunya tetap sejalan dengan Gerindra,” kata Ketua DPD Golkar Sumut, Musa Rajekshah, di kantornya, Selasa (6/8).

“Ya, saat ini (dukung) Rico dan Zaki,” sambungnya.

Dokter Ridha

Prof. Dr. dr. Ridha Dharmajaya. Foto: IG profridhadharmajaya

Ridha yang merupakan dokter saraf dari Universitas Sumatera Utara (USU) sudah mendapatkan dukungan dari PDIP.

Jumlah kursi PDIP saat ini ada 9 kursi. Artinya, Ridha minimal harus mendapatkan 1 kursi koalisi lagi untuk maju.

“Kami usung Prof Ridha Dharmajaya, tokoh masyarakat,” kata Wakil Ketua DPD PDIP Sumut, Aswan Jaya, pada Rabu (7/8).

Aswan bilang, PDIP sudah yakin untuk mengusung Ridha. Bahkan, ia pede Ridha bisa mengalahkan keponakan Ketum NasDem Surya Paloh, Rico Waas, yang juga akan maju di Pilwalkot Medan.

Menarik ditunggu, PDIP akan berkoalisi dengan partai apa di Medan.

Aulia Rachman

Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman saat ditemui di Balai Kota Medan, Selasa (2/4/2024) Foto: Tri Vosa/kumparan

Di sisi lain, ada pula pendamping Wali Kota Medan Bobby Nasution, yakni Aulia.

Aulia sudah mendapatkan rekomendasi dari PSI untuk maju. Bahkan, Aulia pun pindah parpol demi tiket Pilwalkot ini.

Aulia memilih keluar dari Gerindra dan mengambil tiket PSI. PSI sendiri hanya punya 4 kursi. Untuk itu, Aulia punya PR untuk mencari 6 kursi lagi.

Namun, ia mengklaim sudah mendapat dukungan dari 2 parpol lainnya. Namun tidak dirinci.

Tapi, ia sempat menyebut bahwa wakilnya akan dari PKS. Bila PKS berkoalisi dengan PSI, jumlah kursi Aulia jadi 12. Dia pun bisa jadi kontestan Pilwalkot Medan.

“Kita dipanggil ke DPP (PSI), kita fit and proper (test), DPP kasih satu pertanyaan, kalau kami keluarkan rekom mau nggak jadi kader PSI? Saya bilang mau-lah,” kata Aulia saat dihubungi, Jumat (2/8).

“Gabung PSI sejak Kamis lalu. Saya berdasarkan apa yang saya ucapkan itu yang harus saya lakukan. Jadi pernah saya ada keluarkan statement dulu, siapa yang berikan rekomendasi Pilwalkot saya akan masuk ke partai tersebut,” sambungnya.

Dengan begitu, saat ini sudah ada 3 calon kuat yang siap bersaing.

Lantas, ke mana arah dukung parpol besar lainnya seperti PAN, Demokrat, dan PKB? Menarik untuk dinantikan.