Petugas Kebersihan di Semarang Tewas di Selokan, Polisi Temukan Uang Rp 1,5 Juta

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas kebersihan ditemukan tewas dalam selokan di Jalan Diponegoro, Kota Semarang. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Petugas kebersihan ditemukan tewas dalam selokan di Jalan Diponegoro, Kota Semarang. Foto: Dok. Istimewa

Seorang pria bernama Supriyanto (48) ditemukan tewas di selokan Jalan Diponegoro, Kota Semarang, Rabu (24/9). Dalam jok motornya, polisi menemukan uang jutaan rupiah.

Korban yang merupakan seorang petugas kebersihan di salah satu kantor itu ditemukan berpakaian lengkap. Ia juga masih mengenakan sandal selop. Selokan itu tak begitu dalam, hanya sekitar 50 cm.

Salah satu tetangga korban, Giarto mengatakan, Supriyanto diduga menderita sakit. Ia hari ini izin tidak masuk kerja.

"Iya korban merupakan petugas kebersihan di Telkom Pahlawan. Dia mengajukan izin hari ini tidak bekerja karena sakit," ujar Giarto di lokasi kejadian.

Adi--seorang Takmir Masjid Miftahul Huda yang berada tepat di depan selokan Supriyanto ditemukan, menyebut, Supriyanto sempat parkir motor di masjid. Lalu pergi meninggalkannya.

"Lalu berjalan pelan ke arah utara terus kemungkinan jatuh, dia juga tampak bawa kantong isi sampah," imbuh Adi.

Sementara itu, Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Candisari Iptu Bunawi mengatakan, tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban. Namun, untuk memastikannya akan dilakukan visum.

"Nanti tunggu hasil visum luar dari rumah sakit," jelas Bunawi.

Korban diketahui meninggalkan sejumlah barang pribadinya di dekat lokasi kejadian seperti motor Yamaha Vega pelat H-2039-OG. Di dalam jok itu terdapat uang sebesar Rp 1,5 juta.

"Ada uangnya di dalam jok sekitar Rp1,5 juta. Kami sudah serahkan ke pihak keluarga korban," kata Bunawi.