Pidato Kemenangan Zohran Mamdani Terinspirasi PM Pertama India Jawaharlal Nehru

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
PM pertama India Jawaharlal Nehru. Foto: AFP
zoom-in-whitePerbesar
PM pertama India Jawaharlal Nehru. Foto: AFP

Pidato kemenangan Wali Kota terpilih New York City, Zohran Mamdani, ternyata terinspirasi pidato bersejarah Perdana Menteri pertama India, Jawaharlal Nehru.

Mamdani merupakan pria kelahiran Uganda yang kedua orang tuanya berasal dari India. Acara perayaan kemenangannya pun diwarnai budaya leluhurnya tersebut.

Yang mencolok ketika Mamdani berpidato di depan pendukungnya mengutip kata-kata Nehru, ketika menyampaikan pidato bersejarah "Tryst with Destiny” yang disampaikan pada malam kemerdekaan India pada 1947.

“Berdiri di hadapan Anda sekalian, saya teringat kata-kata Jawaharlal Nehru: 'Suatu momen akan datang, tetapi jarang terjadi dalam sejarah, ketika kita melangkah keluar dari yang lama menuju yang baru, ketika sebuah zaman berakhir dan ketika jiwa sebuah bangsa yang telah lama tertindas menemukan ekspresinya.' Malam ini, kita telah melangkah keluar dari yang lama menuju yang baru," kata Mamdani pada Selasa (4/11) seperti dikutip dari Associated Press.

Calon Wali Kota New York City dari Partai Demokrat, Zohran Mamdani, berpidato setelah memenangkan pemilihan Wali Kota New York City 2025, pada rapat umum malam pemilihan di wilayah Brooklyn, New York City, New York, AS, Rabu (5/11/2025). Foto: Jeenah Moon/REUTERS

Kebudayaan India bukan cuma mengutip Nehru, usai pidato lagu Bollywood berjudul Dhoom, yang rilis 2004, diputar. Kedua orang tua dan istri lalu datang mendampingi Mamdani yang sedang memberikan penghormatan kepada pendukungnya.

Tak hanya saat pidato kemenangan, Mamdani tak ragu memperlihatkan budaya India semenjak pencalonan dirinya pada pemilu New York City.

Berulang kali warisan India seperti dialog dari film-film Bollywood klasik diunggah pada media sosial Zohran Mamdani.

Sedangkan di tanah leluhurnya kemenangan Mamdani begitu dirasakan. Paman Mamdani, Vikram Nair, diminta menggelar pesta merayakan kemenangan Wali Kota Muslim pertama di New York City tersebut.

“Kami bangga padanya. Dia telah melakukan pekerjaan yang hebat. Kami akan merencanakan (pesta kemenangan),” kata Nair.