Pilbup Bogor: 2 Paslon Berebut Kursi Kabupaten Bogor 1

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Debat Pilbup Bogor 2024 di Bogor, Sabtu (26/10/2024). Foto: Youtube/ KPU KAB BOGOR
zoom-in-whitePerbesar
Debat Pilbup Bogor 2024 di Bogor, Sabtu (26/10/2024). Foto: Youtube/ KPU KAB BOGOR

Pemilihan Bupati Bogor 2024 diikuti dua pasangan calon. Mereka adalah Rudy-Ade dan Bayu-Musya.

Pasangan Calon Rudy-Ade didukung oleh 17 partai politik. Sementara, pasangan Bayu-Musya diusung oleh satu partai, yakni PDIP.

Berikut visi-misi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor:

Rudy-Ade

Paslon nomor urut 01 Rudy Susmayanto dan Ade Ruhandi mengikuti Debat Pilbup Bogor 2024 di Bogor, Sabtu (26/10/2024). Foto: Youtube/ KPU KAB BOGOR

Rudy-Jaro mengusung visi Kabupaten Bogor Maju, Sejahtera, Istimewa dan Gemilang Berlandaskan Iman dan Takwa.

Misi:

  1. Mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang baik (good governance)

  2. Mewujudkan perekonomian daerah yang maju serta lingkungan hidup yang berkeadilan dan berkelanjutan

  3. Mewujudkan sumber daya manusia berkualitas dan beradab serta masyarakat yang sejahtera, tertib, aman, dan tentram.

Bayu-Musya

Paslon nomor urut 02 Bayu Syahjohan dan Musyafakur Rahman mengikuti Debat Pilbup Bogor 2024 di Bogor, Sabtu (26/10/2024). Foto: Youtube/ KPU KAB BOGOR

Bayu-Musya mengusung visi Pemerintahan Bersih Rakyat Sejahtera Menjadikan Kabupaten Bogor yang Berdaulat di Bidang Politik, Berdikari di Bidang Ekonomi dan Berkepribadian di Bidang Kebudayaan.

Misi:

  1. Membangun masyarakat Kabupaten Bogor yang religius, toleran, dan guyub, rukun demi kesatuan NKRI

  2. Mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berpihak kepada rakyat lewat reformasi birokrasi dan transparansi dalam pelayanan publik

  3. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menaikkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia, mengurangi angka kemiskinan, pengangguran serta membuka ruang usaha baru

  4. Pemerataan dan percepatan pembangunan di bidang infrastruktur, fasilitas dan kapasitas pendidikan, layanan kesehatan untuk masyarakat tidak mampu

  5. Meningkatkan APBD dan PAD serta penyelamatan aset dengan melakukan sertifikasi dan inventarisir aset–aset pemerintah daerah.