Pilu Siswi SD Buta Setelah Dicolok Tusuk Bakso oleh Kakak Kelas

17 September 2023 7:36 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Siswi kelas 2 SD di Gresik mengalami kebutaan karena matanya dicolok tusuk bakso. Foto: Dok. Mili.id
ADVERTISEMENT
Mata siswi Sekolah Dasar (SD) Negeri di kabupaten Gresik mengalami kebutaan setelah dicolok kakak kelasnya menggunakan tusuk bakso.
ADVERTISEMENT
Kejadian bermula saat siswi kelas 2 berinisial SAH (8) itu enggan memberikan uang jajannya ketika diminta paksa (dipalak) kakak kelasnya pada 7 Agustus lalu. Mata siswi tersebut kemudian dicolok.
Ayah SAH, Samsul Arif (36), mengatakan mata anaknya itu ditusuk pada bagian mata sebelah kanan. Namun korban mengaku tak mengenali pelakunya.
"Mengadu pulang dengan menangis, ketika itu memang ada kegiatan sekolah. Lomba semarak kemerdekaan," ungkap Samsul, Sabtu (16/9).
Samsul menyebut bahwa di baju seragam sekolah anaknya kala itu ditemukan bercak darah. Serta luka baret merah di kantung mata.
"Pengakuan anak saya, matanya telah ditusuk sebanyak satu kali oleh kakak kelas yang tidak ia kenal. Ia ditarik di lorong sekolah, dan mata ditusuk vertikal dari atas," papar Samsul.
ADVERTISEMENT
Menurut Samsul, sejak hari kejadian, pihaknya terus mencari kejelasan dari insiden menimpa putrinya itu. Minta CCTV di sekolah hingga mencari pelakunya. Namun, pelaku tidak ditemukan.
"Kami minta rekaman CCTV dari sekolah, tapi tidak ditemukan adanya rekaman CCTV di hari kejadian," jelasnya.

Buta di Mata Kanan

Siswi kelas 2 SD di Gresik mengalami kebutaan karena matanya dicolok tusuk bakso. Foto: Dok. Istimewa
Samsul mengatakan upaya pengobatan untuk putrinya itu sudah dilakukan, tak lama setelah kejadian penusukan. SAH dibawa RS. Dr. Soetomo Surabaya.
"Vonis dokter, putri saya mengalami kebutaan di mata kanan. Akibat adanya kerusakan saraf Traumatic Optik Neuropathy," kata Samsul Arif.
Sementara itu, Samsul menyebut, SAH kini tidak mau masuk sekolah lagi. Dan kondisinya sekarang tidak bisa membaca.
"Dulu dia lancar membaca dan mengaji, tetapi pascakejadian saya terpukul. Anak saya, tidak bisa lagi membaca dan mengaji lancar. Ketika kedua matanya sama sama terbuka," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Menurut Samsul, sudah 1 bulan lebih anaknya takut ke sekolah. Ia masih membujuk anaknya agar mau bersekolah.
"Selama ini hanya les privat dan mengaji saja. Semoga dengan usaha kami membujuk; SAH mau sekolah dengan dipindahkan dari sekolah lama," urainya.
Dari situ, Samsul berharap, agar pihak sekolah berkenan kooperatif terbuka menangani kasus menimpa putrinya tersebut.
Sebab, putrinya SAH sering dijadikan korban pemalakan oleh kakak kelas, sejak kelas 1 SD. Dan dalam kasus ini pihak sekolah terkesan menutupinya.

Pihak Sekolah Bungkam

Kepsek SD Negeri Gresik, Umy Latifah, enggan berkomentar soal siswinya yang buta karena dicolok kakak kelas. Foto: Dok. Mili.id
Kepala SD Negeri di tempat SAH (8) bersekolah, Umy Latifah, enggan berkomentar terkait kasus yang menimpa siswinya itu.
Umy diminta keterangan oleh Dinas Pendidikan Gresik terkait insiden tersebut pada Sabtu (16/9). Usai pemeriksaan itu ia memilih bungkam ketika ditanya awak media.
ADVERTISEMENT
"Sorry, sorry," kata Umy singkat sembari menjauh.
"Saya punya hak untuk tidak menjawab," sambungnya.

Polisi Cek Lokasi Siswi Dicolok Tusuk Bakso

Kanit Reskrim Polsek Menganti, Ipda Ekwan Hudin. Foto: Dok. Mili.id
Polisi mendalami kasus yang menimpa SAH. Kanit Reskrim Polsek Menganti, Ipda Ekwan Hudin mengatakan, kepolisian telah melakukan penyidikan dan pemeriksaan tahap awal.
"Hari ini, sudah dilakukan serangkaian proses penyidikan tahap pertama. Identifikasi tempat kejadian dan reka adegan," kata Kanit Reskrim Polsek Menganti, Ipda Ekwan Hudin di SDN Menganti, Gresik, Sabtu (16/9).
Menurut Ekwan, proses hukum dari pelaporan keluarga korban tetap dilanjut, serta ke depan akan dilakukan mediasi pemeriksaan Sekolah dan guru.