Pimpinan DPR Telah Terima Surat Pergantian Ketua Komisi III

Wakil Korbid Kelembagaan Partai Golkar, Kahar Muzakir, ditunjuk oleh Ketua Umum Airlangga Hartarto untuk menjabat sebagai Ketua Komisi III DPR. Sebab, Ketua Komisi III DPR sebelumnya, Bambang Soesatyo telah resmi menjabat sebagai Ketua DPR.
Bamsoet--sapaan Bambang--mengatakan, surat dari Fraksi Golkar terkait pergantian jabatan itu telah diterima oleh pimpinan di DPR.
“Surat sudah diterima dari pimpinan fraksi, pergantiannya Pak Kahar,” ucap Bamsoet di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (22/1).
Dengan diterimanya surat tersebut, penetapan Kahar Muzakir sebagai Ketua Komisi III pengganti Bamsoet tinggal menunggu mekanisme yang ada. Nantinya, penunjukan Kahar menjadi Ketua Komisi III, perlu mendapat persetujuan dari fraksi di DPR melalui rapat pleno.
“Tinggal mekanisme penetapan dan persetujuan anggota Komisi III dalam rapat pleno,” tutur Bamsoet.

Namun, rapat pleno baru akan digelar setelah seluruh pimpinan DPR lengkap. Saat ini, rapat pleno belum digelar karena Wakil Ketua DPR Fadli Zon masih melakukan kunjungan kerja ke Qatar.
“Kita menunggu Pak Fadli Zon kembali. Karena yang membawahi bidangnya beliau,” tutup Bamsoet.
Penunjukan Kahar menjadi Ketua Komisi III sudah dipertimbangkan oleh Airlangga. Menurut Airlangga, Kahar adalah kader senior Partai Golkar. Sehingga, menurut dia, Kahar memiliki kompetensi untuk menggantikan Bamsoet di Komisi III.
“Ya kan yang salah satu senior di Partai Golkar adalah Pak Kahar. Kalau Golkar kan ahli di bidang mana saja,” ungkap Menteri Perindustrian itu, Senin (15/1).
