Pimpinan PBNU Berharap Prabowo Teruskan Kebijakan Jokowi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) PBNU Ulil Abshar Abdallah (Gus Ulil) menjadi salah satu pembicara dalam Forum Religion of Twenty (R20) yang digelar di Hotel Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali, Kamis (3/11/2022). Foto: Dok. LTN PBNU
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) PBNU Ulil Abshar Abdallah (Gus Ulil) menjadi salah satu pembicara dalam Forum Religion of Twenty (R20) yang digelar di Hotel Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali, Kamis (3/11/2022). Foto: Dok. LTN PBNU

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ulil Abshar Abdalla berharap, Presiden Terpilih Prabowo Subianto dapat meneruskan sejumlah kebijakan pada era Presiden Jokowi.

Dia tidak mengatakan secara spesifik yang mana, namun kebijakan-kebijakan Jokowi yang dimaksud Ulil adalah yang dapat mengembangkan urusan modernisasi beragama serta hubungan antar agama.

“Saya berharap pemerintahan baru di bawah presiden Prabowo Subianto meneruskan kebijakan-kebijakan yang baik dari pemerintahan Jokowi sekarang, terutama dalam mengembangkan moderasi beragama, hubungan antar agama,” ujarnya kepada wartawan di Hotel Pullman Jakarta Barat, Rabu (10/7).

Menhan sekaligus Presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto datangi Presiden Jokowi di Bandara Halim untuk ucapkan selamat ulang tahun. Foto: Dok. Tim Prabowo Subianto

Pernyataan itu dia sampaikan saat memberi tanggapan soal kehadiran Grand Syeikh Al Azhar Dr Ahmad Al Tayyib, di Indonesia pada bulan Juli ini. Serta rencana kedatangan Sri Paus Fransiskus pada September kelak.

“Menurut saya, kedatangan dua tokoh ini di ujung pemerintahan Pak Jokowi ini, [merupakan] suatu legacy atau warisan interfaith antar agama yang baik,” tutur Ulil.

Dia melanjutkan, “Semoga ini bisa diteruskan Pak Prabowo dalam pemerintahan berikutnya, memperkuat legacy yang sudah ada dan menambahkan legacy baru yang kuat.”