News
·
15 Oktober 2021 10:56
·
waktu baca 2 menit

Pinjam Uang Perusahaan Diam-diam dan Tanpa Perjanjian, Termasuk Penggelapan?

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Penggelapan uang kerap terjadi dengan diawali dalih peminjaman. Terlebih bila peminjaman dilakukan secara diam-diam tanpa izin.
ADVERTISEMENT
Seperti misalnya contoh kasus di bawah ini:
Rekan sekantor saya bekerja di bagian finance. Dia meminjam uang perusahaan yang tidak dipakai tanpa perjanjian tertulis dan tanpa sepengetahuan direksi untuk keperluan pribadi. Apakah hal tersebut termasuk penggelapan?
Pinjam Uang Perusahaan Diam-diam dan Tanpa Perjanjian, Termasuk Penggelapan? (55758)
searchPerbesar
Ilustrasi uang rupiah. Foto: Pixabay
Berikut jawaban Rizky Rahmawati Pasaribu, S.H., LL.M., pengacara yang tergabung dalam Justika:
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Penggelapan merupakan suatu perbuatan dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 372 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).
Bila penggelapan itu dilakukan oleh orang yang penguasaannya terhadap barang disebabkan karena ada hubungan kerja atau karena pencarian atau karena mendapat upah untuk itu, maka diancam pidana penjara paling lama lima tahun. Hal itu sesuai dengan ketentuan pasal 374 KUHP.
ADVERTISEMENT
Maka perbuatan yang dilakukan oleh rekan Anda menggunakan uang perusahaan untuk keperluan pribadi dan tanpa sepengetahuan dan izin dari perusahaan itu dapat memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam pasal 374 KUHP.
Terutama ketika pada saat uang tersebut dipertanyakan dan diminta pertanggungjawabannya oleh perusahaan, maka perusahaan dapat langsung melaporkan rekan Anda atas dasar penggelapan dalam jabatan sesuai dengan ketentuan pasal 374 KUHP sebagai salah satu langkah dalam Penyelesaian Kasus Penggelapan Uang Perusahaan.
Artikel ini merupakan kerja sama kumparan dan Justika
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020