PKB: Gibran Terkesan Songong dan Sombong, Ini Debat Bukan Stand Up Comedy
·waktu baca 1 menit

Waketum PKB sekaligus bagian dari Timnas AMIN, Jazilul Fawaid, mengkritik keras penampilan cawapres 02 Gibran Rakabuming Raka dalam debat Minggu (22/1) malam. Putra sulung Presiden Jokowi itu terkesan sombong.
"Gestur yang terkesan songong dan sombong berpengaruh negatif," kata Jazilul pada Senin (22/1).
Jazilul berpendapat, publik pun selaras dengan pendapatnya. Terbukti 'songong' sempat jadi trending topic di X semalam.
"Pendapat publik, sih, begitu, tagar songong jadi trending. Publik menyaksikan aksi kurang ajar dan cekak etika dalam debat calon pemimpin nasional," katanya.
"Ini debat cawapres bukan stand up comedy, celingak-celinguk. Kita syukuri, debat semalam makin membuka tabir siapa cawapres yang cekak etika, minim gagasan dan mentah pengalaman," kata Gus Jazil.
Menurutnya, wajar saja bila Gibran yang sempat celingak-celinguk mempertanyakan jawaban Mahfud MD, pertanda putra sulung Presiden Jokowi itu kocar-kacir.
"Hemat saya, Gus Muhaimin menunjukkan kelasnya. Maka debat cawapres semalam mulai terkuak siapa cawapres yang tidak berkelas, karbitan dan mentah. Ya, si Nepo Baby kocar-kacir," kata Gus Jazil.
"Jadi cawapres karena modal nepotisme. Kocar-kacir pula etikanya," kecam Gus Jazil.
Nepo baby adalah singkatan dari nepotism baby atau bayi nepotisme. Artinya adalah anak yang mendapat keistimewaan karena mendompleng ketenaran/kekuasaan orang tuanya.
