PKB: Koalisi dengan PKS Disebut Semut Merah, Biar Kecil, Gigit Ke mana-mana

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sekjen PKS Aboe Bakar Al-Habsyi (kedua kiri) bersama Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid (kiri), Wabendum PKB Nasim Khan (kedua kanan) dan Wabendum PKB Bertu Merlas (kanan) berpose sebelum konpers di Kompleks Parlemen. Kamis (9/6). Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sekjen PKS Aboe Bakar Al-Habsyi (kedua kiri) bersama Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid (kiri), Wabendum PKB Nasim Khan (kedua kanan) dan Wabendum PKB Bertu Merlas (kanan) berpose sebelum konpers di Kompleks Parlemen. Kamis (9/6). Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO

Waketum PKB Jazilul Fawaid menyebut koalisi parpolnya dengan PKS di Pilpres mendatang bakal menjadi koalisi semut merah. Artinya, meski tak memiliki banyak kursi di Senayan, PKS dan PKB diharapkan dapat menjadi koalisi yang menarik bagi banyak pihak jelang Pilpres 2024.

"Kita koalisi semut merah saja, yah, walaupun gigitnya kecil, kita bisa ke mana-mana. Jadi kita ingin rakyat kecil enggak ke satu partai aja. Kita juga wong cilik. Kita apresiasi yang sedang buat poros. Kita tidak ingin jatuhkan. Tapi kalau PKS dan PKB duduk bersama akan kurangi polarisasi," kata Jazilul dalam konpers bersama Sekjen PKS Aboe Bakar Al-Habsyi di Gedung DPR Senayan, Kamis (9/6).

Jazilul menerangkan koalisi PKB dan PKS masih cair dan terbuka bagi parpol lain. Namun, harapannya, koalisi PKB dan PKS dapat menjadi wadah bagi partai kecil yang akan melawan partai besar di Pilpres.

"Semua partai masih cair ya. Sebenarnya KIB pun cair. Jadi semuanya partai ini terbuka. Cuma saya berpikir, kenapa saya sebut semut merah, karena yang kecil-kecil saja deh coba. Yang gajah sendiri, yang kecil-kecil buat sendiri," ujarnya.

Sekjen PKS Aboe Bakar Al-Habsyi (tengah) menyampaikan paparan disaksikan Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid (kiri) dan Wabendum PKB Nasim Khan (kanan) saat konferensi pers koalisi Pilpres 2024 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/6). Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO

"Diadu dengan sportif tanpa saling curiga. Kan kita ini sering berkoalisi semut dengan gajah di suatu tempat. Semutnya juga enggak dapat peran apa-apa," tambah dia.

Lebih lanjut, Jazilul mengungkapkan, pimpinan PKS dan PKB akan bertemu lebih jauh untuk memantapkan koalisi namun tak buru-buru. Saat ini, ia menekankan, koalisi PKB dan PKS masih dalam tingkat mencari titik temu dan menyampaikan pesan kepada publik bahwa tidak lagi ada lagi politik identitas dan saling menjelekkan, khususnya di antara umat Islam.

"Jangan buru-buru lah, kan ojo kesusu. Jadi, kalau levelnya Ketua Umum ojo kesusu. Ya kesusu cukup yang kita-kita saja yang di level kedua. Supaya kita tahu mappingnya, kita tahu arahnya," pungkas dia.