PKS Apresiasi Anies Umumkan Positif Corona: Bukan Aib, Kita Saling Jaga

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan teleconference dengan pimpinan kota jaringan C40 membahas penanganan corona. Foto: Facebook/Anies Baswedan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan teleconference dengan pimpinan kota jaringan C40 membahas penanganan corona. Foto: Facebook/Anies Baswedan

Gubernur Anies Baswedan mengumumkan dirinya positif corona beberapa jam setelah hasil swab test menunjukkan terkonfirmasi positif corona. Sikap Anies yang terbuka dipuji banyak pihak.

Anggota Komisi Kesehatan DPR Fraksi PKS, Netty Prasetyani, mengapresiasi keterbukaan informasi Anies demi mempermudah tracing. Terlebih, sebagai pejabat publik Anies sering mengadakan kegiatan dengan banyak orang.

"Pejabat publik seperti Bapak Anies Baswedan, sudah pasti dalam kegiatannya sering bertemu dan mengumpulkan banyak orang sehingga sangat penting untuk diinformasikan jika yang bersangkutan terinfeksi COVID-19, agar bisa segera dilakukan tracking," kata Netty, Selasa (1/12).

X post embed

"Saya mengapresiasi langkah beliau yang secara terbuka menginfokan dirinya positif, agar orang-orang yang sudah berinteraksi bisa mengambil langkah-langkah yang diperlukan, seperti segera melakukan tes swab, isolasi mandiri, meningkatkan imun tubuh dengan mengonsumsi makanan tinggi gizi, dan sebagainya," sambungnya.

Ketua DPP PKS itu berharap agar seluruh pejabat publik lainnya juga melakukan hal serupa demi saling menjaga dan mawas diri. Sebab, kata dia, terjangkit virus corona bukan merupakan aib.

Anggota Komisi IX DPR Fraksi PKS, Netty Prasetyani. Foto: Dok. Pribadi

"Saya meminta agar pemerintah jangan menutupi jika ada pejabat publik yang terinfeksi COVID-19," ujarnya.

Terserang COVID-19 bukan aib, justru dengan informasi yang akurat kita bisa saling jaga dan lebih mawas diri lagi,"

- Netty

Lebih lanjut, istri mantan Wagub Jabar Ahmad Heryawan itu mengatakan peran pejabat publik seperti Anies sangat strategis. Karena itu, kondisinya penting diketahui agar koordinasi pemerintahan tetap berjalan baik.

"Sebagai pemangku kebijakan di DKI, Pak Anies tentu punya peranan yang sangat strategis dalam mengatur pemerintahan DKI Jakarta. Oleh karena itu ketidakberadaannya harus segera diketahui internal institusi maupun publik," ujarnya.

"Hal ini penting agar bisa segera dilakukan koordinasi yang baik, terutama jika ada keputusan-keputusan mendesak yang harus diambil," tandas Netty.