PKS Dukung Gus Ipul karena Masukan Kiai Tapal Kuda yang Ikut Aksi 212

Di saat-saat terakhir pendaftaran pilkada, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akhirnya menentukan sikap untuk mendukung Saifullah Yusuf-Puti Guntur di Pilgub Jatim. Artinya, PKS berkoalisi dengan PDIP di Pilgub Jatim.
Wakil Ketua Dewan Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menjelaskan partainya memutuskan mendukung Gus Ipul-Puti setelah mendapat masukan dari para kiai.
"(Dukungan) karena arahan kiai Tapal Kuda, mereka aktif di 212 agar dukung Gus Ipul. Arahan ulama lihat prestasi Gus Ipul sebagai calon gubernur," kata Hidayat di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (11/1).
Wakil Ketua MPR ini juga mengatakan bahwa jauh-jauh hari Gus Ipul sudah menemui petinggi PKS untuk meminta dukungan maju di Pilgub Jatim.
"Gus Ipul sudah dari jauh-jauh hari meminang PKS. Jauh sebelum beliau ke partai lain. Bahkan hubungan Gus Ipul sudah lama dari tahun 2008 saat menjadi wagub untuk melawan PDIP, dua kali PKS," ujarnya.
Dia juga mengklaim bahwa yang bersangkutan sudah sowan ke PKS sejak November 2017 lalu. Artinya, bukan hanya di waktu sekarang saja.
"Untuk 2018, Gus Ipul sejak November 2017 beliau sudah ke PKS. Kami dukung Gus Ipul sebagai cagub, tak terkait dengan lain," jelasnya.
Adapun soal cawagub yang dipilih Gus Ipul yang merupakan kader PDIP yaitu Puti Guntur Soekarno, dia menghormati pilihan tersebut.
"Arahan ulama agar PDIP dan PKB tak berpisah. Kami sudah calonkan Pak Yoto. Dilihat Gus Ipul agar tetap PDIP, tentu kami menghormati," tandasnya.
