PKS Klaim 4 Fraksi Dukung Nurmansjah Lubis Jadi Wagub DKI

22 Februari 2020 15:56 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Cawagub DKI Jakarta dari PKS Nurmansjah Lubis di CFD Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. Foto: Adhim Mugni Mubarok/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Cawagub DKI Jakarta dari PKS Nurmansjah Lubis di CFD Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. Foto: Adhim Mugni Mubarok/kumparan
ADVERTISEMENT
Dua nama Nurmansjah Lubis dari PKS dan Riza Patria dari Gerindra siap bertarung untuk posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta.
ADVERTISEMENT
Perebutan pendamping Anies Baswedan tersebut semakin sengit ketika Golkar secara terbuka mendukung Riza Patria. Bertolak belakang dengan Riza, belum ada partai selain PKS yang menyatakan dukungan kepada Nurmansjah secara terbuka.
Meski begitu, anggota DPRD DKI Fraksi PKS Dani Anwar menyebut Nurmansjah telah mengantongi dukungan dari 4 fraksi. Sayangnya, Dani enggan membuka nama fraksi yang mendukungnya.
Cawagub DKI dari PKS, Nurmansjah Lubis, di DPP PKS, Senin (20/1). Foto: Muhammad Darisman/kumparan
"Dari hasil survei sudah kelihatan. Perlu diketahui, kita silahturahmi pada ketua fraksi, sinyal-sinyal positif, tapi saya enggak bisa sebutkan partai apa, tapi itu kira-kira ada 4 fraksi yang positif. Jadi kami optimis. Yang lain belom oke. Lobi-lobi jalan terus," ujar Dani dalam diskusi Polemik di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (22/2).
Menurut Dani, Nurmansjah adalah sosok paling cocok mendampingi Anies. Sebab, Nurmasjah merupakan pekerja di balik layar.
ADVERTISEMENT
"Sosok ini enggak boleh banyak tampil. Kerja di belakang meja, spesifik, lakukan kerja yang enggak tampil ke depan. Ancah (Nurmansjah) adalah pekerja ulet, serius yang bisa diandalkan untuk itu," tuturnya.
Di samping itu, latar belakang Nurmansjah yang pernah menjadi anggota DPRD dianggap sebagai salah satu nilai lebih untuk menduduki kursi Wagub DKI.
"Seorang pendamping yang mengerti urusan dapur pemda dan Nurmansjah bagi kami cocok dampingi Anies karena 12 tahun auditor, 7 tahun (auditor) di Sumbar. 5 tahun BPKD, di Jakarta 10 tahun anggota dewan. Jadi beliau kira-kira pas lah," tuturnya.