PKS Lega Anies-Sandi Akhirnya Tutup Hotel Alexis

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Hotel Alexis (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Hotel Alexis (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menolak perpanjangan izin operasi Hotel Alexis dan Griya Pijat Alexis. Dengan begitu, Alexis tidak boleh lagi beroperasi alias tutup ketika izin operasi sudah habis.

Menanggapi hal itu, Sekjen DPP PKS Mustafa Kamal mengapresiasi sikap Anies-Sandi karena dengan begitu janji kampanye mereka benar-benar ditunaikan dengan pertimbangan hukum yang matang.

"Jadi saya kira ini merupakan bagian dari realisasi janji-janji Pak Anies dan Pak Sandi selama masa kampanye. Sejauh itu dilakukan penelitian secara hukum tentu tidak perlu ada yang ditunda-tunda," ujar Mustafa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/10)

Ia mengaku merasa lega, sebab Anies-Sandi telah mendengar aspirasi warga DKI dan meresponsnya dengan cepat. Hal itu menunjukkan bahwa Ibu Kota harus menjadi simbol moralitas bagi seluruh penduduk, khususnya DKI Jakarta.

"Jadi kita merasa lega, kita merasa lapang, bahwa aspirasi masyarakat sudah didengar dan ditindaklanjuti oleh beliau secara sigap. Ini termasuk dini belum seratus hari pemerintahannya. Beliau menunjukkan sebagai simbol adanya pengokohan moralitas bangsa khususnya bagi warga DKI Jakarta," tuturnya.

Anies - Sandi sumpah jabatan (Foto: Biro Pers Setpres)
zoom-in-whitePerbesar
Anies - Sandi sumpah jabatan (Foto: Biro Pers Setpres)

Meski begitu, Mustafa mengingatkan agar Anies-Sandi tak semena-mena atau melanggar ketentuan dalam menegakkan aturan. Sebaiknya, kata dia, ketika hendak mengeksekusi aturan didahului oleh penelitian dan pengkajian mendalam.

"Yang penting adalah penelitiannya secara hukum, tidak boleh juga dilakukan secara semena-mena dengan melanggar aturan, saya melihat apa yang dilakukan Anies-Sandi ini sudah didahului penelitian, termasuk dari biro hukum karena ini bukan peristiwa baru," ucap dia.

Mustafa pun sempat menyindir pemerintahan Ahok-Djarot yang dinilainya kurang respons terhadap penutupan Alexis.

"Saya kira yang seperti Alexis ini itu juga ada banyak yang lain dan sudah dilakukan juga penelitian oleh biro hukum tapi mungkin oleh pemerintah yang lama gubernur dan wagub yang lama ada pertimbangan-pertimbangan tertentu," tandasnya.