News
·
16 September 2021 13:31
·
waktu baca 1 menit

PKS Respons Letjen Dudung: Agama Bukan Kapasitas TNI, Jangan Lampaui Kewenangan

Konten ini diproduksi oleh kumparan
PKS Respons Letjen Dudung: Agama Bukan Kapasitas TNI, Jangan Lampaui Kewenangan (190824)
searchPerbesar
Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman. Foto: Dhemas Reviyanto/Antara Foto
Ucapan Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman yang menyebut semua agama benar di mata Tuhan menuai sorotan khalayak luas.
ADVERTISEMENT
Anggota Komisi VIII DPR Fraksi PKS, Bukhori Yusuf, berpandangan sebaiknya Dudung tak berbicara tentang agama. Sebab menurutnya, permasalahan agama bukan kapasitas TNI.
"Saya pikir bukan kapasitas TNI untuk bicara tentang kebenaran agama," kata Bukhori, Kamis (16/9).
Bukhori menuturkan tugas TNI yakni untuk menjaga pertanahan negara. Karena itu, ia berharap Dudung tak melampaui kewenangan TNI sesuai dengan aturan di UUD 1945.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
PKS Respons Letjen Dudung: Agama Bukan Kapasitas TNI, Jangan Lampaui Kewenangan (190825)
searchPerbesar
Anggota Komisi VIII DPR RI, Bukhori Yusuf. Foto: DPR
"TNI ditugaskan oleh konstitusi untuk menjadi lapis terdepan dalam pertahanan negara. Saya berharap Letjen Dudung tidak melampaui kewenangan yang ditetapkan oleh UUD 1945," tutupnya.
Sebelumnya, Dudung meminta seluruh prajuritnya cermat dalam menyikapi informasi yang beredar di berita hingga medsos, salah satunya terkait konten yang mengandung isu SARA.
Dudung mengatakan, lebih baik prajuritnya menghindari fanatisme yang berlebih terhadap suatu agama. Sebab, kata dia, semua agama sama di mata Tuhan.
ADVERTISEMENT
"Bijaklah dalam bermain media sosial sesuai dengan aturan yang berlaku bagi prajurit. Hindari fanatik yang berlebihan terhadap suatu agama. Karena semua agama itu benar di mata Tuhan," kata Dudung Selasa (14/9).
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020