PKS Sayangkan Candaan Zulkifli Hasan soal Salat dan Tahiyat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sekjen PKS Aboebakar Al Habsyi di STIK, Senin (24/7). Foto: Thomas Bosco/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sekjen PKS Aboebakar Al Habsyi di STIK, Senin (24/7). Foto: Thomas Bosco/kumparan

Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboebakar Al-Habsyi menyayangkan pernyataan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan yang dianggapnya menodai agama Islam.

Dia menegaskan publik akan menilai sendiri bakal bersikap seperti apa ke depannya menanggapi komentar ketua umum partai pendukung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka tersebut.

“Sangat mengganggu. Menilai-nilai itu bisa hilang gara-gara kekuasaan. Biar aja nanti ada orang yang pasti melakukan tuntutan secara hukum terhadap dia (Zulkifli Hasan). Tungguin saja,” ujar Aboebakar, Rabu (20/12).

Aboebakar menegaskan agar tidak ada lagi yang mempermainkan masalah ibadah dalam hal ini pelaksanaan salat.

“Akhirnya bisa dibakar rumahnya nanti. Ngeri ini. Salat dimainin,” ujar dia.

Tangkapan layar Menteri perdagangan Zulkifli Hasan yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) saat mencotohkan gerakan dua jari di Rakernas. Foto: Youtube/Garuda TV

Hati Zulhas, menurut Aboebakar, mungkin tidak berpikir melontarkan pernyataan yang bakal melukai umat Islam. Salat menurutnya adalah tiang agama.

Zulhas, kata Aboebakar, akan menerima risiko akibat pernyataannya.

“Rakyat yang akan menilai. Biarkan saja serahkan kepada masyarakat,” tuturnya.

Dalam sebuah kesempatan, Zulhas mengeluarkan pernyataan yang diduga menodai agama Islam terkait bacaan Surat Al Fatihah dan tahiyatul akhir dalam acara Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) pada Selasa, 19 Desember 2023. Dalam tayangan video, dia mencoba menghibur peserta acara dengan mengatakan

“Saking cintanya kepada Prabowo Subianto, ada jemaah yang menggunakan dua jari saat tahiyatul akhir, karena berdasarkan nomor urut. Bahkan ketika imam usai membacakan Al Fatihah suasana bisa jadi diam."

(RB)