Plt Ketum PPP Mardiono Dipanggil Jokowi Pekan Lalu, Bahas Reshuffle?

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Utusan khusus presiden bidang kerja sama pengentasan kemiskinan dan ketahanan pangan sekaligus Plt Ketum PPP Muhammad Mardiono di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/1/2023). Foto: Rafyq Panjaitan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Utusan khusus presiden bidang kerja sama pengentasan kemiskinan dan ketahanan pangan sekaligus Plt Ketum PPP Muhammad Mardiono di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/1/2023). Foto: Rafyq Panjaitan/kumparan

Plt Ketum PPP Muhammad Mardiono dipanggil Presiden Jokowi ke Istana pekan lalu. Dalam pertemuan itu, ia mengaku hanya melaporkan tugasnya sebagai Utusan Khusus Presiden Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan.

"Oh enggak, beberapa kali (dipanggil Jokowi). Seminggu lalu itu iya, saya ke sana ke Pak Presiden. Ya 10 hari lalu ya," kata Mardiono kepada wartawan, Senin (30/1).

"Oh saya melaporkan tugas-tugas saya, ya sebagai UKP utusan khusus presiden," lanjutnya.

Soal reshuffle apakah dibahas juga? Mardiono menampik.

"Enggak ada, sama sekali enggak ada. Enggak ada, dengan saya tidak ada. Kalau dengan PPP artinya dengan saya tidak ada pembicaraan soal reshuffle," tutup dia.

Pada Reshuffle kabinet dalam waktu dekat ini, Jokowi disebut akan menggeser beberapa pos kementerian. Menteri dari Partai NasDem disebut akan dicopot oleh Jokowi karena partainya mengusung Anies sebagai capres.

Reshuffle kabinet disebut akan dilakukan Jokowi pada 1 Februari 2023 yang bertepatan dengan Rabu Pon. Jokowi memang terbiasa membuat keputusan strategis di Rabu Pon, seperti reshuffle.

Saat ditanya terkait reshuffle 1 Februari, Jokowi tak menjawab tegas.

"Rabu Pon [ada reshuffle]? Masa? Ha..ha..," kata Jokowi kepada wartawan di lobi Sarinah usai memulai kick-off keketuaan ASEAN Indonesia 2023, Minggu (29/1).