PM Modi: Kami Akan Kejar Pelaku Pembantaian Kashmir Sampai ke Ujung Dunia
·waktu baca 1 menit

Perdana Menteri India Narendra Modi memastikan, pihaknya akan mengejar dan menghukum pelaku pembantaian puluhan turis di Kashmir. Kejadian di Kashmir berujung memanasnya hubungan antara India dan Pakistan.
Aparat keamanan India menyatakan, pelaku pembantaian adalah kelompok radikal di Kashmir. Dua orang pria bersenjata yang membantai turis teridentifikasi sebagai warga Pakistan.
Modi saat memberikan pidato di Bihar pada Kamis (24/4), secara khusus mendoakan 26 korban pembantaian di Kashmir. Kemudian Modi berjanji akan mencari seluruh pelaku.
“Kami akan mengejar mereka sampai ke ujung dunia,” ucap Modi seperti dikutip dari Reuters.
Sebelum Modi menunjukkan kemarahan, Pemerintah India mengeluarkan beberapa kebijakan merespons pembantaian. Mereka melarang masuk warga Pakistan sampai menurunkan status diplomatik dengan negara tetangganya itu.
India sudah memutuskan menghentikan perjanjian pembagian air dari Sungai Indus ke Pakistan.
Saat ini, kepolisian India telah mengumumkan identitas pelaku pembantaian di Kashmir. Aparat keamanan siap memberikan hadiah besar bagi siapa saja mampu menemukan para pelaku.
Adapun Pemerintah Pakistan mengaku tidak terlibat dalam pembantaian turis di Kashmir. Akan tetapi, Pakistan mengecam berbagai tindakan India merespons pembantaian tersebut.
“Penangguhan Perjanjian Sungai Indus merupakan tindakan perang air, tindakan pengecut, dan ilegal,” kata Menteri Sumber Daya Pakistan Awais Lekhari.
