PM Pakistan Salahkan India atas Rangkaian Serangan Bom Bunuh Diri

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Dalam Negeri Federal Pakistan, Mohsin Naqvi melihat kondisi setelah ledakan di luar gedung pengadilan di Islamabad, Pakistan, Selasa (11/11/2025). Foto: Stringer/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Dalam Negeri Federal Pakistan, Mohsin Naqvi melihat kondisi setelah ledakan di luar gedung pengadilan di Islamabad, Pakistan, Selasa (11/11/2025). Foto: Stringer/AFP

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menuduh kelompok yang didukung India sebagai pelaku bom bunuh diri, Selasa (11/11). Serangan di gedung pengadilan Islamabad itu menewaskan 12 orang.

Beberapa jam sebelumnya, serangan bom bunuh diri juga terjadi di barat laut Pakistan, tepatnya di sebuah sekolah militer. Kejadian berdarah itu menewaskan tiga orang.

Hingga kini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas dua peristiwa berdarah tersebut. Selain menelan korban jiwa, kedua serangan itu juga melukai puluhan orang lainnya.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menghadiri konferensi bisnis dan investasi dalam kunjungan resminya ke Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (6/10/2025). Foto: Hasnoor Hussain/REUTERS

Dalam keterangan resminya, Sharif menyalahkan kelompok teroris proksi India atas pengeboman di ibu kota tersebut. Meski demikian, Sharif tidak menyertakan bukti atas tuduhan itu.

“Kedua serangan tersebut merupakan contoh terburuk terorisme negara India di kawasan ini,” kata Sharif seperti dikutip dari Dawn.

Rangkaian serangan di Pakistan itu terjadi hanya beberapa jam setelah bom mobil meledak di ibu kota India. Serangan tersebut menewaskan delapan orang.

Adapun Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif menyebut rangkaian bom bunuh diri itu sebagai peringatan keras bagi negaranya.