PO ALS Akan Berangkatkan Keluarga Korban Kecelakaan ke Sumsel untuk Tes DNA

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas dari Dokpol Polda Sumatera Selatan menggotong kantong berisi jenazah korban kecelakaan bus PO ALS yang terbakar setibanya di RS Bhayangkara Mohamad Hasan Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (7/5/2026). Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Petugas dari Dokpol Polda Sumatera Selatan menggotong kantong berisi jenazah korban kecelakaan bus PO ALS yang terbakar setibanya di RS Bhayangkara Mohamad Hasan Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (7/5/2026). Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO

PT Antar Lintas Sumatera (ALS) akan mengirim keluarga korban kecelakaan bus ALS ke RS Bhayangkara Moh Hasan Polda Sumatera Selatan, untuk kepentingan autopsi. Sebab, salah satu korban sulit dikenali.

"Setelah kita koordinasi sama Polda Sumsel, keluarga korban diminta dikirim dulu untuk tes DNA karena mayat sulit dikenali," kata Humas ALS, Alwi Matondang, di Medan, Kamis (7/5).

Alwi mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu keluarga korban untuk diberangkatkan ke Palembang, Sumatera Selatan.

"Kalau informasinya ada yang berangkat, tapi bukan saudara kandung. Jadi, tadi sudah kita sampaikan juga sama keluarganya agar dikirim keluarga kandungnya," sambung Alwi.

Alwi menuturkan, dari 16 korban kecelakaan antara bus dan truk tangki, ada 4 warga Medan yang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut, termasuk sopir dan kernet bus.

Petugas dari Dokpol Polda Sumatera Selatan menggotong kantong berisi jenazah korban kecelakaan bus PO ALS yang terbakar setibanya di RS Bhayangkara Mohamad Hasan Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (7/5/2026). Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO

Berikut identitas penumpang tersebut:

  • Salim, warga Medan

  • Sukardi, warga Medan

  • Syamsiah, warga Medan

  • Budiyanto, warga Kisaran

  • Clinton, warga Siborongborong, Tapanuli Utara

Sebelumnya, kecelakaan antara Bus ALS dan truk tangki BBM terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Simpang Danau, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5).

Sebanyak 16 orang dilaporkan meninggal dunia, terdiri dari 14 penumpang bus serta sopir dan kernet truk tangki.