Pohon Palem yang Timpa Mobil di Pondok Indah Sudah 2 Kali Makan Korban Jiwa

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dinas Pertamanan dan Hutan DKI Jakarta melakukan monitoring terkait pohon tumbang di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (27/10/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Dinas Pertamanan dan Hutan DKI Jakarta melakukan monitoring terkait pohon tumbang di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (27/10/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Pohon palem di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, kembali menelan korban jiwa. Seorang pengendara mobil meninggal dunia setelah tertimpa pohon palem yang tumbang di Jalan Metro Pondok Indah, Minggu (26/10) siang.

Menurut Kepala Keamanan Pondok Indah, Siswandi, pohon-pohon palem yang berada di sepanjang Jalan Metro Pondok Indah sudah berdiri sejak kawasan tersebut pertama kali dibangun puluhan tahun lalu.

“Ini ya pohon lawas, udah puluhan tahun, sejak Pondok Indah berdiri. Harusnya emang peremajaan, diganti sama yang lebih bagus, biar tidak membahayakan,” kata Siswandi saat ditemui di sekitar lokasi kejadian, Senin (27/10).

Dinas Pertamanan dan Hutan DKI Jakarta melakukan monitoring terkait pohon tumbang di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (27/10/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Ia menceritakan, hujan deras disertai angin kencang mengguyur kawasan Pondok Indah saat kejadian. Banyak warga yang berteduh di pinggir jalan ketika tiba-tiba pohon palem tumbang dan menimpa mobil Lexus yang sedang melintas.

“Kejadian pukul setengah 3. Hujan deras angin, orang pada neduh, kita aja neduh di pos. Jarak pandang juga pendek,” ujarnya.

Kondisi jalan juga sedang lengang, kendaraan melaju tanpa ada hambatan.

“Kita nggak dengar ada suara apa pun, kalah sama suara hujan. Kita tahu pas ada orang yang nolongin, gojek yang neduh turun. Ramai itu langsung,” ujarnya

Mobil Lexus tertimpa pohon di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (26/10/2025). Foto: Dok. Istimewa

Menurutnya, evakuasi dilakukan secara swadaya oleh warga dan petugas keamanan sebelum tim BPBD tiba di lokasi.

“Macetnya sudah sampai PIM, pohonnya malang gitu. Jadi evakuasi pohon dulu dorong menggirin dulu, abis itu ngatur lalin sama ada yang evakuasi korban. Yang evakuasi warga semua, belum ada dari BPBD dari mana. Bareng-bareng aja. Korban diangkat ke pinggir sini, nunggu ambulans sampe jam 16.00 baru dibawa,” jelas Siswandi.

Siswandi menuturkan, pohon palem di sepanjang jalan tersebut memang rawan tumbang karena usianya yang sudah tua. Ia juga mengungkapkan, insiden serupa pernah terjadi sebelumnya dan juga memakan korban jiwa.

“Ini udah dua kali yang makan korban jiwa. Yang pertama itu motor, dua tahun lalu. Lokasinya sama itu di situ, sampingan,” kata dia.

Selain risiko tumbang, pelepah pohon palem juga kerap jatuh dan membahayakan pengguna jalan.

Mobil Lexus tertimpa pohon di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (26/10/2025). Foto: Dok. Istimewa

“Nah ini pelepah palem malah sering jatuh. Pelepah ada kering itu nggak ada yang bersihkan, riskannya ya jatuh itu. Dah kering jatuh, ada yang nimpa orang, licin bikin jatuh motor. Kadang nibanin mobil motor, yang ngeri nibanin motor,” tuturnya.

Sebelumnya, pengemudi mobil Lexus Harry Danardojo (50), dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa pohon di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan pada Minggu (26/10) siang.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pun menanggapi insiden ini dengan menginstruksikan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta untuk segera memasang penyangga pada ribuan pohon di ibu kota.

“Saya sudah memerintahkan kepada Pak Fajar, mungkin ada lima ribuan pohon yang perlu trigger atau penyangga. Kalau enggak, kejadian ini bisa terulang kembali,” ujar Pramono kepada wartawan, Senin (27/10).