Polda Bali Tangkap Pria Pemilik Pistol dan Amunisi: Bukan Teroris

27 Juni 2018 11:53
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose. (Foto:  Cisilia Agustina Siahaan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose. (Foto: Cisilia Agustina Siahaan/kumparan)
ADVERTISEMENT
Polda Bali memangkap seorang pria berinisial EBA di Jalan Gandapura, Kertalangu, Denpasar, Selasa (26/6) pukul 20.30 WIB. EBA ditangkap atas kepemilikan senjata dan amunisi berupa peluru tajam.
ADVERTISEMENT
Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose membenarkan adanya tangkapan tersebut. Namun Ia membantah bahwa pelaku merupakan terduga teroris seperti isu yang sempat muncul.
"Bukan terduga teroris, hanya punya senjata dan amunisi. Dan dia ada di cyber space, sehingga dari CTOC kami lakukan penangkapan. Ini sesuai UU Darurat No 12 Tahun 1951," kata Kapolda Golose ditemui di sela-sela pengamanan Pilgbu Bali 2018 di Denpasar, Rabu (27/6).
Barang bukti amunisi yang diamankan Polda Bali (Foto: Dok. Polda Bali)
zoom-in-whitePerbesar
Barang bukti amunisi yang diamankan Polda Bali (Foto: Dok. Polda Bali)
Ia menegaskan, penangkapan dilakukan oleh Counter Transnational Organized Crime (CTOC) bukan Densus 88. Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolda Bali untuk pemeriksaan lebih lanjut. Golose belum bisa memastikan motif pelaku memiliki senjata dan amunisi sebanyak itu.
Golose memastikan pelaku tidak tergabung dalam organisasi teroris maupun aksinya ada berhubungan dengan pelaksanaan pengamanan Pilgub dan Pilkada di Bali yang saat ini sedang berlangsung.
ADVERTISEMENT
"Tidak ada terduga apalagi teroris, tidak ada Densus yang turun, CTOC yang turun. Pelaku lagi kami lakukan pemeriksaan sekarang," katanya.
"Tidak ada hubungan dengan Pilkada dan organisasi apapun," ucap Golose.
Barang bukti amunisi yang diamankan Polda Bali (Foto: Dok. Polda Bali)
zoom-in-whitePerbesar
Barang bukti amunisi yang diamankan Polda Bali (Foto: Dok. Polda Bali)
Secara terpisah, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja menegaskan kabar yang beredar di media sosial soal penangkapan teroris adalah tidak benar.
"Yang diamankan adalah seseorang yang menyimpan airsoftgun dan beberapa amunisi tajam dan hampa. Yang beredar di medsos tidak benar. Sekarang sedang dikembangkan," ujar Hengky.
Berdasarkan data yang diberikan Kabid Humas Polda Bali, polisi menyita amunisi kaliber 5,56 mm sebanyak 103 butir, amunisi kaliber 40 mm 9 butir, amunisi kaliber 762 mm 9 butir, amunisi kaliber 9 mm 104 butir, 1 butir airsoft gun slug dan 1 proyektil, 1 butir kaliber 45 mm, 1 butir kaluber 38, 20 butir peluru hampa, 7 proyektil, 135 selongsong peluru, 1 buah invinite vowder anti huru-hara, 2 buah airsoft gun laras panjang, dan 2 buah laras pendek, 5 buah sangkur dan 1 buah pisau.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·