Polda Jabar Gerebek Padepokan GMBI, Pria yang Naik Patung Macan Lodaya Diciduk

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penggerebekan dan penangkapan anggota GMBI yang naiki patung Maung Lodaya pada Kamis (27/1). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Penggerebekan dan penangkapan anggota GMBI yang naiki patung Maung Lodaya pada Kamis (27/1). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Pasca demo ricuh Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI), Polda Jabar bergerak melakukan serangkaian penangkapan. Salah satunya menggerebek padepokan GMBI di Cimenyan, Bandung.

Dari pantauan di lokasi, Kamis (27/1) malam, sejumlah anggota ormas yang berada di lokasi sempat berupaya melarikan diri saat polisi datang ke semak-semak yang berada di sekitar padepokan.

Akan tetapi, polisi tak terkecoh dan beberapa orang berhasil diamankan.

Dari penggerebekan yang dilakukan di sana, polisi juga mengamankan seorang anggota ormas yang menaiki patung Maung Lodaya di Mapolda Jabar.

Massa ormas GMBI saat demo rusak pagar Mapolda Jabar pada Rabu (27/1). Foto: Dok. Istimewa

Diketahui, saat aksi dilakukan, terdapat seorang peserta aksi yang nekat menaiki patung. Hal itu terekam melalui sebuah kamera.

"Pelaku yang naik ke atas patung Macan Lodaya sudah kita tangkap," kata Dirreskrimsus Polda Jabar Kombes Arif Rachman di lokasi.

Anggota GMBI naiki patung Maung Lodaya di Mapolda Jabar saat demo pada Kamis (27/1). (ist)

Belum disebutkan secara rinci identitas anggota yang nekat menaiki patung tersebut. Kini, dia dibawa oleh polisi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Macan atau Maung Lodaya berdasarkan kepercayaan masyarakat Jawa Barat, merupakan macan hitam Prabu Siliwangi Raja Padjadjaran, sama dengan Harimau Siliwangi.