news-card-video
29 Ramadhan 1446 HSabtu, 29 Maret 2025
Jakarta
chevron-down
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45

Polda Jateng Akan Terapkan One Way Lokal dari Kalikangkung hingga Bawen

16 Maret 2025 13:59 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Foto udara kendaraan roda empat dari arah barat atau Jakarta melintasi Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (5/4/2024). Foto: Makna Zaezar/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Foto udara kendaraan roda empat dari arah barat atau Jakarta melintasi Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (5/4/2024). Foto: Makna Zaezar/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Direktorat Lalu Lintas Polda Jateng akan memberlakukan one way lokal jika terjadi kepadatan saat arus mudik lebaran. Hal itu dilakukan untuk mendukung pemberlakuan one way nasional.
ADVERTISEMENT
Dirlantas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Sonny Irawan mengatakan, ada 70 persen kendaraan pemudik yang keluar dari Jakarta menuju Tol Trans Jawa. Sehingga diperlukan persiapan yang matang untuk menghadapi lonjakan pemudik.
"Diperkirakan ada 2,17 juta pemudik dari Jakarta ke Tol Trans Jawa dari Pejagan sampai Kalikangkung. Perlu antisipasi sehingga Polda Jateng lakukan gelaran personel di pos pelayanan, pos pengamanan, dan pos terpadu," ujar Sonny Minggu (16/3).
Ia menjelaskan, akan diberlalukan one way nasional untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas dari KM 70 Tol Cikampek hingga KM 414 Kalikangkung pada 27 Maret pukul 14.00 WIB hingga 29 Maret pukul 00.00 WIB.
"Tapi kalau traffic accounting di Kalikangkung 3.000 kendaraan dalam 3 jam berturut atau 4.000 akan one way lokal. One way lokal mulai gate Kalikangkung hingga Bawen tapi bisa bisa dilakukan hingga pintu Tol Tingkir," jelas dia.
ADVERTISEMENT
Tak hanya itu, polisi juga akan menutup rest area untuk sementara waktu jika terjadi kepadatan. Pemudik bisa dialihkan ke rest area berikutnya.
"Rest area panggil pengelola ada 24 rest area jalur A dan B tempat kira. Kita buat beberapa CB (cara bertindak) mulai flow masuk, delaying sistem, penempatan, petugas, urinoir, Pertamina Mobile, dan lainnya."
"Kapasitas parkir jika sudah 50 kondisi normal, 60 ramai, 70 padat, 80 kita penutupan dan pengalihan ke rest area berikutnya," kata Sonny.