Polda Metro Sita Dokumen Berisi Rencana Kericuhan saat Demo May Day di DPR
·waktu baca 2 menit

Polda Metro Jaya mengungkap adanya dokumen perencanaan yang disusun secara rinci terkait dugaan upaya kericuhan dalam aksi May Day di kawasan DPR/MPR, Jakarta, Jumat (1/5). Dokumen tersebut berisi rundown kegiatan yang disebut telah disusun secara sistematis.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan pihaknya menemukan rencana aksi yang sudah dipersiapkan secara detail, termasuk waktu dan pola pergerakan massa.
“Dan kami menemukan dokumen rencana untuk melakukan kerusuhan. Rekan-rekan sekalian bisa melihat di sini, tergambar dengan jelas di layar, yaitu rundown. Terlihat mereka sudah mempersiapkan rundown acaranya,” kata Iman dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (1/5).
“Jadi, per jam mereka sudah mempersiapkan kapan mereka melakukan serangan atau serbuan,” tambahnya.
Menurut Iman, dalam dokumen tersebut juga tergambar alur kedatangan hingga skenario pelarian kelompok tersebut saat situasi memanas.
“Kemudian juga bagaimana alur mereka datang dan melarikan diri, itu sudah tergambar dan dipersiapkan dengan baik. Apa saja yang harus dibawa juga sudah disebutkan,” ujarnya.
Iman juga menyampaikan bahwa titik kumpul dan barang yang harus dibawa telah direncanakan dalam rencana aksi tersebut.
“Di samping itu, rekan-rekan sekalian, terlihat mengenai rencana dari mana mereka datang, di mana mereka berkumpul sebelum kejadian, dan harus melarikan diri ke mana saat petugas melakukan pengamanan atau penindakan tegas dan terukur. Ini sudah mereka persiapkan. Jadi datang dari mana, kemudian kejadiannya seperti apa, dan kembalinya harus ke mana. Titik-titik kumpulnya sudah mereka tentukan,” jelasnya.
Polisi juga menyita alat komunikasi yang diduga digunakan untuk menyusun rencana tersebut. Selain itu, dalam dokumen dan komunikasi yang ditemukan, kelompok itu disebut telah menentukan waktu pelaksanaan aksi secara rinci.
“Begitu pula kami telah mengamankan alat komunikasi yang digunakan oleh mereka dalam mempersiapkan upaya-upaya membuat kerusuhan tersebut di tengah perayaan May Day hari ini. Dan tadi kami sudah sampaikan, mereka sudah membuat rundown per waktu kapan mereka akan melakukan penyerangan ataupun membuat kerusuhan dan perusakan,” kata dia.
Sebanyak 101 orang yang diamankan saat ini masih menjalani pemeriksaan. Polisi memastikan mereka akan dipulangkan setelah proses pendalaman selesai.
