Polda Riau Antisipasi Gangguan Kriminalitas Saat Listrik Padam di Pekanbaru
·waktu baca 2 menit

Pemadaman listrik total (blackout) yang melanda sejumlah wilayah Sumatera, termasuk Kota Pekanbaru, Riau, membuat jajaran Polda Riau melakukan patroli. Hal itu untuk mengantisipasi aksi kriminalitas dan menjaga situasi tetap kondusif.
"Patroli dilakukan hingga pagi hari dengan menyasar titik-titik rawan kejahatan, kawasan permukiman warga, pusat aktivitas masyarakat, hingga ruas jalan yang mengalami gangguan lalu lintas akibat matinya lampu traffic light," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Hasyim, Sabtu (23/5).
Selain patroli keamanan, personel gabungan Raga Brimob bersama Ditlantas Polda Riau juga turun langsung melakukan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah persimpangan utama guna mengurai kepadatan kendaraan dan mencegah kecelakaan.
"Kami bersama-sama melaksanakan pengamanan di titik-titik aktivitas masyarakat, jalanan, serta lokasi kerumunan warga. Tim Raga kami sebar ke seluruh wilayah Kota Pekanbaru untuk memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat," ujarnya.
Ia menegaskan, sasaran utama patroli adalah mengantisipasi kejahatan jalanan yang dinilai sangat meresahkan masyarakat. Menurutnya, Polda Riau tidak akan memberi ruang bagi pelaku kriminalitas.
"Kami tegaskan tidak ada toleransi terhadap segala bentuk kejahatan. Baik dilakukan kelompok maupun perorangan, akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku," tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan tindak kriminal atau gangguan keamanan melalui layanan kepolisian 110.
"Seluruh personel bergerak bersama-sama menjaga keamanan masyarakat. Apalagi terjadi gangguan jaringan listrik PLN di sebagian besar wilayah Sumatera. Kami hadir di jalanan, pemukiman warga, dan lokasi rawan hingga pagi hari," ungkapnya.
Patroli difokuskan pada lokasi yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas dan kemacetan lalu lintas.
"Seperti yang terlihat, personel lalu lintas disiagakan di sejumlah simpang utama seperti Jalan Diponegoro dan Jalan Gajah Mada untuk mengurai kepadatan kendaraan. Arus lalu lintas masih cukup padat karena sebagian besar wilayah Pekanbaru masih mengalami pemadaman," jelasnya.
Menurutnya, patroli skala besar dibagi ke beberapa area untuk memastikan seluruh wilayah tetap aman dan terkendali.
