Polda Sumut Jelaskan soal Polisi Didorong ke Selokan oleh Sekelompok Orang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan memberi tanggapan saat ditemui di Polda Sumut, Medan, Kamis (18/9/2025). Foto: Amar Marpaung/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan memberi tanggapan saat ditemui di Polda Sumut, Medan, Kamis (18/9/2025). Foto: Amar Marpaung/kumparan

Sebuah video viral memperlihatkan seorang polisi berpangkat Aipda berinisial HSL didorong oleh sekelompok orang ke selokan di depan markas Polda Sumut, pada Kamis (21/5).

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menjelaskan bahwa penyebab polisi didorong karena masalah keluarga. Salah satu orang yang mendorong HSL adalah istrinya sendiri.

"Itu masalah keluarga, suami istri itu. Masalah harta gono-gini saja. Minta mobilnya yang dipakai suaminya. Sudah difasilitasi, ribut lah itu. Itu mobilnya yang dipakai suaminya, diminta enggak dikasih, ya ributlah suami istri. Baku ngomong selingkuh, baku ngomong ini itu, sudah difasilitasi, masih ribut saja itu berdua. Sampai akhirnya baku dorong-dorong lah itu," kata Ferry saat dihubungi, Senin (25/5).

Ferry menyebutkan, kini polisi tersebut ditangani oleh Propam Polrestabes Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Sudah ditangani oleh Propam Polrestabes Medan," ujar Ferry.

Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Medan, AKP Nover Gultom, mengatakan bahwa saat ini istri Aipda HSL belum membuat laporan terkait permasalahan dengan suaminya.

"Sudah diselesaikan Polrestabes Medan. Masalah keluarga intinya. Kalau ada istrinya buat laporan kasus pidana, nanti baru kita ekspos. Untuk laporan resmi belum ada, sudah kita cek ke Reskrim juga belum ada laporannya. Kalau ada buat laporan nanti kami sampaikan," pungkas Nover.