Polda Sumut: Penyelewengan Dana Bansos Terjadi di Medan hingga Deli Serdang

Polda Sumatera Utara terus menyelidiki dugaan penyelewengan dana bantuan sosial (bansos) di sejumlah daerah. Polda Sumut sudah memetakan daerah yang diduga terdapat kasus penyelewengan dana bansos.
Dirkrimsus Polda Sumut, Ronny Samtama, menyebut daerah-daerah yang diduga terdapat kasus penyelewengan dana bansos yakni Kota Medan, Kota Pematangsiantar, Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Samosir, dan Kabupaten Deli Serdang.
“Sementara (ini) Medan, Siantar, Toba, Samosir, DS (Deli Serdang),’ ’ujar Ronny kepada wartawan, Selasa (19/5)
Ronny mengatakan, sejauh ini pihaknya telah mengumpulkan saksi dan barang bukti di lima daerah itu. Namun sayangnya, Ronny tidak menjelaskan secara rinci bentuk penyelewengan yang terjadi dan siapa saja saksi yang sudah diperiksa.
“Masih tahap penyelidikan. Sabar ya, nanti pasti disampaikan lagi," kata Ronny.
Sementara itu, Kasubdit Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, menyatakan selain 5 daerah tersebut, Kabupaten Dairi juga terdapat kasus penyelewengan dana bansos. Bahkan kasusnya tengah diusut kepolisian setempat.
"Sudah ada kasus yang sidik di Dairi," ujar Nainggolan
Nainggolan mengatakan, pihaknya sangat serius menangani kasus ini. Bahkan Polda Sumut sudah membentuk tim khusus.
Ia meminta masyarkaat berperan aktif melaporkan ke polisi apabila mengetahui adanya dugaan penyelewengan dana bansos oleh oknum tertentu. Sebab Polda Sumut menginginkan penyaluran bansos benar-benar tepat sasaran untuk warga terdampak corona, tidak disalahgunakan.
“ (Penyaluran bansos) harus benar-benar tepat sasaran. Kalau tidak berurusan sama hukum,” tutupnya.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
