Polisi Akan Tangkap Warga Bila Tawuran Lagi di Kawasan Pasar Gembrong

Tawuran antar warga kerap terjadi di kawasan Pasar Gembrong, Jakarta Timur. Mereka saling serang di Jalan Basuki Rachmat, Jatinegara, tepatnya depan mal Bassura.
Terakhir tawuran itu pecah pada Minggu (28/1) pagi. Tawuran itu antara warga RW 01 dan 02 Kelurahan Cipinang Besar Utara. 5 polisi terluka karena lemparan batu.
Untuk mencegah tawuran kembali terjadi, Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly mengatakan pihaknya telah mempertemukan kedua kelompok warga yang bertikai. Mereka telah menekan deklarasi damai.
"Kami sudah laksanakan deklarasi damai," kata Nicolas di Mapolres Jakarta Timur, Selasa (30/1).
Nicolas mengatakan pihaknya tidak segan untuk menindak tegas warga bila kembali tawuran. Mulai dari penangkapan hingga proses hukum.
"Pihak kepolisian akan lakukan upaya paksa, dan tindakan tegas terhadap para warga yang melakukan tawuran," sambungnya.
Tawuran antar warga itu disebabkan saling ejek antar pemuda di lingkungan tersebut. Mereka lalu saling serang dengan melempar batu dan petasan.
Tidak ada korban jiwa dalam tawuran tersebut. Namun 5 polisi terluka karena terkena lemparan batu saat membubarkan massa.
Setidaknya sudah dua kali tawuran depan mal Bassura itu terjadi. Selain pada 28 Januari, tawuran juga terjadi pada 1 Januari. Dari kedua kejadian itu tidak ada pihak yang diamankan.
