Polisi: Alamat Kantor Tabloid 'Indonesia Barokah' di Bekasi Fiktif

Beredarnya tabloid 'Indonesia Barokah' yang dianggap pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandigaa Uno menuai perbincangan publik. Polisi juga telah meneluri keberadaan kantor tabloid yang beralamat di Jalan H. Kerenkemi, Rawa Bacang, Jatirahayu, Pondok Melati, Bekasi.
Kapolres Bekasi Kota Kombes Pol Indarto memastikan alamat kantor tabloid 'Indonesia Barokah' di Pondok Melati adalah fiktif. Hal itu dipastikan setelah jajarannya melakukan pengecekan ke lokasi sesuai alamat yang tertera.
"Alamatnya enggak ada, itu sudah kita cek," ujar Indarto saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jumat (25/1).

Ia mengatakan, selain alamat yang fiktif, pihaknya juga memastikan pengiriman tabloid 'Indonesia Barokah' ke sejumlah daerah bukan dari wilayah Bekasi Kota.
"Sudah kita cek itu (alamat) fiktif, jadi pengirimnya bukan dari Bekasi," ucap dia.

Namun, Indarto menyebut belum ada laporan atau aduan ke Polres Bekasi Kota terkait peredaran tabloid tersebut. Termasuk juga apakah tabloid itu beredar di wilayah Bekasi atau tidak.
Temuan polisi ini sejalan dengan penelusuran yang dilakukan oleh kumparan pada Rabu (23/1) lalu. Saat itu, kumparan berusaha menelusuri alamat Jalan H. Kerenkemi, Rawa Bacang, Jatirahayu, Pondok Melati, Bekasi. Namun, yang ditemui malah alamat dengan nama yang berbeda yakni Jalan Kirinkeman.

Setelah memastikan kepada warga jalan itu benar adalah alamat yang dimaksud, kumparan langsung bertanya soal keberadaan kantor atau rumah yang dipakai sebagai kantor redaksi 'Indonesia Barokah'. Namun, warga memastikan tidak ada kantor ataupun rumah yang dipakai sebagai kantor redaksi 'Indonesia Barokah'.
Tabloid 'Indonesia Barokah' dikirim ke sejumlah masjid, dibungkus dengan menggunakan amplop cokelat, tanpa identitas lengkap dan nama pengirim. Di amplop tersebut hanya tertera alamat pengirim yang berasal dari Pondok Melati, Kota Bekasi. Penyebaran tabloid ini tidak hanya di Jawa Tengah. Namun, ditemukan juga di Jawa Barat dan Jawa Timur.
