Polisi: Alamat Kantor Tabloid 'Indonesia Barokah' di Bekasi Fiktif

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolres Bekasi Kota Kombes Pol Indarto Area (Foto:  Maulana Ramadhan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kapolres Bekasi Kota Kombes Pol Indarto Area (Foto: Maulana Ramadhan/kumparan)

Beredarnya tabloid 'Indonesia Barokah' yang dianggap pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandigaa Uno menuai perbincangan publik. Polisi juga telah meneluri keberadaan kantor tabloid yang beralamat di Jalan H. Kerenkemi, Rawa Bacang, Jatirahayu, Pondok Melati, Bekasi.

Kapolres Bekasi Kota Kombes Pol Indarto memastikan alamat kantor tabloid 'Indonesia Barokah' di Pondok Melati adalah fiktif. Hal itu dipastikan setelah jajarannya melakukan pengecekan ke lokasi sesuai alamat yang tertera.

"Alamatnya enggak ada, itu sudah kita cek," ujar Indarto saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jumat (25/1).

Ketua Bawaslu Kota Tangerang Agus Muslim menunjukan Tabloid Indonesia Barokah yang berhasil diamankan dari sebuah masjid di Kantor Bawaslu Kota Tangerang, Tangerang, Banten. (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Bawaslu Kota Tangerang Agus Muslim menunjukan Tabloid Indonesia Barokah yang berhasil diamankan dari sebuah masjid di Kantor Bawaslu Kota Tangerang, Tangerang, Banten. (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Ia mengatakan, selain alamat yang fiktif, pihaknya juga memastikan pengiriman tabloid 'Indonesia Barokah' ke sejumlah daerah bukan dari wilayah Bekasi Kota.

"Sudah kita cek itu (alamat) fiktif, jadi pengirimnya bukan dari Bekasi," ucap dia.

Jalan Haji Kirinkeman yang disebut sebagai lokasi kantor majalah Indonesia Barokah. (Foto: Nadia Riso/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Jalan Haji Kirinkeman yang disebut sebagai lokasi kantor majalah Indonesia Barokah. (Foto: Nadia Riso/kumparan)

Namun, Indarto menyebut belum ada laporan atau aduan ke Polres Bekasi Kota terkait peredaran tabloid tersebut. Termasuk juga apakah tabloid itu beredar di wilayah Bekasi atau tidak.

Temuan polisi ini sejalan dengan penelusuran yang dilakukan oleh kumparan pada Rabu (23/1) lalu. Saat itu, kumparan berusaha menelusuri alamat Jalan H. Kerenkemi, Rawa Bacang, Jatirahayu, Pondok Melati, Bekasi. Namun, yang ditemui malah alamat dengan nama yang berbeda yakni Jalan Kirinkeman.

Kondisi jalan Haji Kirinkeman yang disebut sebagai lokasi kantor majalah Indonesia Barokah. (Foto: Nadia Riso/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi jalan Haji Kirinkeman yang disebut sebagai lokasi kantor majalah Indonesia Barokah. (Foto: Nadia Riso/kumparan)

Setelah memastikan kepada warga jalan itu benar adalah alamat yang dimaksud, kumparan langsung bertanya soal keberadaan kantor atau rumah yang dipakai sebagai kantor redaksi 'Indonesia Barokah'. Namun, warga memastikan tidak ada kantor ataupun rumah yang dipakai sebagai kantor redaksi 'Indonesia Barokah'.

Tabloid 'Indonesia Barokah' dikirim ke sejumlah masjid, dibungkus dengan menggunakan amplop cokelat, tanpa identitas lengkap dan nama pengirim. Di amplop tersebut hanya tertera alamat pengirim yang berasal dari Pondok Melati, Kota Bekasi. Penyebaran tabloid ini tidak hanya di Jawa Tengah. Namun, ditemukan juga di Jawa Barat dan Jawa Timur.

embed from external kumparan