Polisi Amankan 101 Orang Diduga Hendak Menyusup Demo Buruh di DPR
·waktu baca 2 menit

Polda Metro Jaya mengamankan 101 orang yang diduga hendak menyusup dan memicu kericuhan dalam aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Jumat (1/5).
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan ratusan orang tersebut saat ini masih dimintai keterangan oleh polisi.
“Sebanyak 101 orang sedang memberikan keterangan kepada kami, dan kami sampaikan setelah selesai proses tersebut mereka akan segera kembali ke rumah masing-masing,” kata Iman dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (1/5).
Iman membenarkan para terduga diamankan di sekitar lokasi aksi buruh di DPR/MPR.
“Iya (diamankan di DPR),” ujarnya singkat.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga akan digunakan untuk membuat kerusuhan. Barang-barang tersebut di antaranya botol berisi bahan untuk bom molotov, senjata tajam, hingga ketapel beserta pelurunya.
“Yang pertama ada botol kosong sebagaimana terlihat, itu botol kosong dan kain pemicu untuk membuat bom molotov,” ucap dia.
“Begitu pula kami menemukan atau mengamankan senjata tajam dari tangan mereka,” tambahnya.
Selain itu, polisi juga menyita paku beton yang diduga akan digunakan untuk merusak fasilitas di sekitar lokasi aksi. Iman menyebut para terduga berencana merusak pembatas beton saat massa buruh tengah berorasi.
Tak hanya itu, polisi juga menemukan dokumen yang berisi rencana kericuhan. Berdasarkan temuan tersebut, para terduga diduga hendak mengadu domba massa buruh dengan cara menyusup ke dalam aksi.
“Dalam pembicaraan sesama mereka, terungkap beberapa fakta, di antaranya mereka merencanakan akan mengadu domba antar elemen serikat buruh dengan melakukan penyusupan pada saat kegiatan sedang berlangsung,” tuturnya.
Iman menambahkan para terduga mayoritas berusia 25 hingga 30 tahun dan berasal dari luar Jakarta. Polisi juga mengamankan sejumlah uang tunai yang diduga berkaitan dengan rencana aksi tersebut. Namun, sumber pendanaan masih didalami.
“Polda Metro Jaya saat ini sedang melakukan pendalaman terhadap sumber-sumber informasi provokatif maupun sumber pendanaan bagi kegiatan mereka,” sebutnya.
Pelaku Akan Dipulangkan
Polisi memastikan seluruh orang yang diamankan akan dipulangkan setelah proses permintaan keterangan selesai. Polisi juga berkoordinasi dengan lembaga bantuan hukum guna memastikan hak-hak mereka terpenuhi.
“Kami berharap para orang tua dan keluarga dapat segera berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya maupun kantor-kantor kepolisian terdekat. Hal ini kami maksudkan untuk menghindari disinformasi maupun misinformasi,” ucapnya.
