Polisi Amankan Bocah yang ‘Ngelem' di Jembatan Ampera, Diserahkan ke Dinsos
·waktu baca 2 menit

Aksi sekelompok remaja yang asyik menghirup lem di atas Jembatan Ampera, Palembang, sempat ramai di media sosial setelah videonya diunggah oleh akun Instagram "Abang Taun".
Menanggapi keresahan warga, aparat kepolisian langsung bergerak cepat ke lokasi. Personel Polsek Ilir Timur I Polrestabes Palembang menyisir kawasan Pasar 16 Ilir hingga area bawah Jembatan Ampera pada Selasa (26/5) sore.
Hasilnya, beberapa anak di bawah umur yang berada di sana langsung diamankan petugas untuk didata dan diberikan pembinaan. Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan menjelaskan, polisi tidak fokus pada penindakan hukum, melainkan pada perlindungan dan pembinaan anak-anak tersebut.
“Kami langsung berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Palembang dan pihak keluarga agar proses penanganan berjalan sesuai prosedur perlindungan anak. Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan generasi muda terlindungi dari pengaruh negatif lingkungan dan zat adiktif,” kata Sonny, Kamis (28/5).
Langkah cepat ini diambil untuk mencegah para remaja jalanan tersebut terjerumus ke dalam aksi kriminalitas yang lebih parah, atau bahkan menjadi korban eksploitasi di kawasan wisata ikonik Palembang.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan pentingnya peran semua pihak mulai dari Pemda hingga orang tua dalam mengawasi pergaulan anak.
“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat dan perlindungan generasi muda. Setiap laporan masyarakat akan kami respons secara cepat, tepat, dan humanis. Anak-anak ini harus diselamatkan melalui pembinaan bersama agar tidak terjerumus lebih jauh,” tegas Nandang.
Polda Sumsel pun mengimbau para orang tua untuk lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama di ruang publik. Sementara itu, polisi memastikan akan terus mengintensifkan patroli di titik-titik rawan demi menjaga ketertiban dan kenyamanan warga.
