Polisi Aniaya Mantan Pacar hingga Berdarah-darah di Bandung

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
12
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Polisi. Foto: ANTARA FOTO/Basri Marzuki
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Polisi. Foto: ANTARA FOTO/Basri Marzuki

Polisi yang bertugas di Polres Sukabumi, Jawa Barat, diduga menganiaya mantan pacarnya hingga berdarah-darah.

Peristiwa itu diduga terjadi di Kota Bandung pada Minggu (5/3)—dan viral di media sosial pada Senin (6/3).

Yang menjadi korban adalah Synthia Harnum Mahesa (26 tahun). Fotonya menyebar: Ia terkapar dengan darah membasahi pakaiannya. Ada juga foto lain yakni foto kamar mandi berceceran darah, diduga darah korban.

"Kami prihatin atas apa yang menimpa Saudari S. Propam Polda Jabar sedang melakukan pemeriksaan awal," kata Kapolres Sukabumi Kota, AKBP SY Zainal Abidin, kepada kumparan, Senin (6/3).

Synthia Harnum Mahesa, gadis Bandung yang dianiaya hingga berdarah-darah oleh polisi mantan pacarnya. Foto: Instagram/@synthiahrnm

Sebelumnya kasus itu viral dari postingan Arida Nuraini Primastiwi yang merupakan aktris dan influencer. Ia mengungkapkan dugaan penganiayaan itu melalui akun Instagram @aridanuraini.

Menurut informasi sebenarnya dari korban dan teman-teman di Bandung, korban dipaksa melakukan percobaan bunuh diri. Kalau tidak, dia yang akan dibunuh oleh pelaku.

Korban tertekan dan terpaksa melemparkan gelas ke kepala dan terkena pembuluh darah di tangan.

Setelah berdarah-darah, korban dipukul oleh pelaku, dan pelaku pergi meninggalkan korban di tempat kejadian.

Update

Synthia Harnum Mahesa telah bicara terus terang atas heboh isu dirinya dianiaya polisi mantan pacarnya. Kepada kumparan, Senin (6/3), Synthia menjelaskan peristiwa yang membuatnya terkapar berdarah-darah itu. Berikut beritanya:

kumparan post embed