Polisi Australia Tangkap 2 Remaja yang Diduga Membantai 14 Kanguru

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kanguru yang terluka tertatih-tatih melewati semak belukar yang terbakar, di sebuah peternakan di Cobargo, Australia. Foto: REUTERS/Tracey Nearmy
zoom-in-whitePerbesar
Kanguru yang terluka tertatih-tatih melewati semak belukar yang terbakar, di sebuah peternakan di Cobargo, Australia. Foto: REUTERS/Tracey Nearmy

Dua remaja usia 17 tahun di Australia diduga menyerang dan membunuh 14 kanguru. Keduanya ditangkap polisi usai warga sekitar menemukan bangkai hewan berkantung tersebut pada Sabtu (9/10).

Dikutip dari AFP, pada Selasa (12/10) dua remaja itu didakwa atas tuduhan penyiksaan dan pembunuhan hewan.

Pembantaian itu terjadi di dekat Batemans Bay, sekitar empat jam perjalanan dari Kota Sydney, New South Wales. 14 kanguru tersebut berjenis kanguru abu-abu timur. Sebanyak dua bayi kanguru turut menjadi korban penyerangan.

“Ini merupakan aksi tragis dan tak berperasaan, yang menorehkan luka tak terhapuskan di hati para relawan cabang Mid South Coast yang mendatangi lokasi kejadian, dan juga warga sekitar,” kata organisasi penyelamatan satwa liar WIRES dalam unggahan Facebook.

Menurut kepolisian, bangkai kanguru tersebut ditemukan di dua area berbeda. Salah satu warga turut menemukan satu bayi kanguru yang selamat, yang kemudian dinamakan “Hope” atau “Harapan” oleh regu penyelamat.

“Sungguh mengherankan, ia [Hope] kini baik-baik saja. Ketika dia diselamatkan, dia tampak tidak bernyawa,” ujar pimpinan WIRES, Janelle Renes, kepada kantor berita ABC.

“Kami menghabiskan waktu dua jam untuk menghangatkan tubuhnya dan memeriksa tanda-tanda apakah dia akan bertahan hidup atau tidak,” pungkasnya.

Kedua remaja tersebut akan menjalani persidangan di Pengadilan Anak-anak pada 22 November mendatang.