Polisi Bakal Panggil Pihak Hotel Tempat Pesta Gay di Surabaya
·waktu baca 2 menit

Polisi akan memanggil manajemen hotel tempat pesta seks sesama jenis atau pesta gay di Surabaya. Mereka bakal dimintai keterangan setelah 2 kamar hotelnya dipakai pesta gay.
"Pihak hotel saat ini diperiksa. Mulai dari satpam, resepsionis, sama mungkin nanti ada beberapa pihak yang lain, yang terlibat kita pastikan akan diproses," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto saat dikonfirmasi, Jumat (24/10).
Edy menyampaikan, pihaknya masih terus mendalami perkara tersebut hingga tuntas agar peristiwa ini tak terulang.
"Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan. Tadi proses hukum yang dilakukan itu tidak hanya penghukuman, tapi juga merasa prihatin terhadap fenomena sekarang ini," ucapnya.
Sementara itu, manajemen hotel, Rusdi, mengatakan pihaknya belum mengetahui adanya pemeriksaan oleh pihak kepolisian.
"Saat ini saya pribadi belum tahu, bisa jadi pihak kepolisian menghubungi di level general manager atau dari pihak chief security. Mungkin enggak terinformasikan ke saya juga," kata Rusdi.
Sebelumnya, sebanyak 34 orang ditangkap polisi karena menggelar pesta gay di sebuah hotel di Surabaya, Sabtu (18/10).
Penggerebekan dilakukan Ditsamapta dan Satreskrim Polrestabes Surabaya. Beberapa di antaranya tidak mengenakan pakaian.
Para pria tersebut sempat ditanyai identitasnya oleh polisi. Salah satu di antaranya mengaku Pegawai Negeri Sipil (PNS), tapi tidak diungkap instansinya.
Mereka kemudian diborgol dengan kabel ties dan dibawa ke truk polisi.
Kini, mereka telah ditetapkan sebagai tersangka.
Sementara itu, Public Relations hotel, Kus Andi, menyampaikan terkait kapasitas tamu ketika itu, mereka memesan dua kamar yang tersambung.
"Itu pesanan kamarnya connecting door. Kami juga menghargai privasi para tamu," ucap Andi.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan sebanyak 29 dari 34 pria peserta pesta seks sesama jenis itu positif HIV.
"Dari 34 yang diperiksa, ada 29 orang yang positif (HIV)," ujar Nanik Kamis (23/10).
Nanik menyampaikan, 29 pria yang positif HIV tersebut tidak hanya berasal dari Surabaya, melainkan dari luar kota.
"Sebagian besar luar kota," ucapnya.
Kini, Dinkes Surabaya masih berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya mengingat seluruh tersangka pesta gay masih dalam proses penyidikan.
