Polisi Bangun Pos Pengamanan di Pasar Manggis Cegah Tawuran Terulang
·waktu baca 1 menit

Tawuran pemuda di Pasar Manggis jadi perhatian karena terjadi di Idul Adha. Agar kejadian serupa tak terulang, polisi membangun pos pengamanan dan menyiagakan anggota berseragam di lokasi.
"Kami menempatkan petugas berseragam yang secara stasioner melaksanakan kegiatan di sekitar lokasi tempat kejadian tawuran," kata Kapolsek Setiabudi Kompol Rinaldo, saat konferensi pers, Rabu (21/7).
"Saat ini ada gabungan dari Polres dan Polsek, kurang lebih sekitar 15-20 personel per hari," tambah dia.
Rinaldo juga mengajak tokoh masyarakat untuk bersama membantu polisi menjaga stabilitas keamanan di Pasar Manggis. Warga juga sudah sepakat untuk saling menjaga satu sama lain.
"Kemarin juga telah mencapai kesepakatan antara warga yang tinggal di sana untuk sama-sama saling menjaga keamanan lingkungan yang ada di sekitar lokasi tempat terjadinya tawuran tersebut," tutur dia.
Tawuran terjadi di Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Selasa (20/7) saat banyak masyarakat yang merayakan Idul Adha dengan berkurban. Polisi langsung turun tangan memburu para pelaku tawuran.
Ada 15 orang ditangkap. 13 di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Para tersangka, 3 orang di antaranya merupakan anak di bawah umur.
Polisi juga masih mengejar 4 orang lainnya yang sudah ditetapkan sebagai DPO alias buron.
