Polisi Belum Periksa Orang Tua Anak Pamen TNI yang Terbakar: Ibu Masih Histeris

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polres Metro Jakarta Timur menyampaikan perkembangan penyelidikan terkait mayat anak pamen TNI yang ditemukan terbakar di Halim. Foto: Thomas Bosco/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Polres Metro Jakarta Timur menyampaikan perkembangan penyelidikan terkait mayat anak pamen TNI yang ditemukan terbakar di Halim. Foto: Thomas Bosco/kumparan

Polisi belum memeriksa orang tua CRH (16), anak Pamen TNI AU yang ditemukan tewas dengan kondisi terbakar pada Minggu (24/9). Ibu korban masih histeris atas kematian putranya itu.

"Sampai saat ini kami belum bisa melakukan pemeriksaan terhadap orang tua, terutama kepada ibu. Karena memang beliau masih kalau kita ajak bicara terkait dengan itu masih histeris," jelas Kapolres Jakarta Timur, Kombes Pol Leonardus Simarmata kepada wartawan di Mapolres Jaktim, Rabu (27/9).

Meski demikian, Leonardus memastikan keluarga korban kooperatif membantu penyelidikan ini.

"Sementara kooperatif," pungkas Leonardus.

Lokasi penemuan jasad terbakar di kawasan Lanud Halim Perdanakusuma pada Senin (25/9/2023). Foto: Dok. Istimewa

Dalam perkembangan kasus ini, polisi akan memeriksa pihak sekolah. Mulai dari wali kelas, guru bimbingan konseling (BK), hingga teman sekelas.

"Lalu rencana tindak lanjut yang akan kita lakukan, hari ini. Kita akan melakukan klarifikasi terhadap wali kelas korban, guru BK, dan teman kelasnya," jelasnya.

Penampakan jasad pria yang ditemukan terbakar di Pos Pion ujung landasan 24 Lanud Halim Perdanakusuma. Foto: Dok. Istimewa

CRH merupakan seorang siswa yang masih bersekolah di tingkat menengah ke atas. Lokasinya berada di kawasan yang sama dengan tempat tinggalnya, di kawasan Lanud Halim Perdanakusuma.

"Setelah dilaksanakan olah TKP, kami mengetahui bahwa korban merupakan anak dari anggota TNI AU, perwira menengah, keluarga besar TNI AU, yang tinggal di lingkungan Halim," jelas Dansatpom Lanud Halim Perdanakusuma Letkol Made Oka kepada wartawan di Mapolres Jakarta Timur, Selasa (26/9).

"CRH ini masih berusia 16 tahun, bersekolah di lingkungan Lanud Halim Perdanakusuma, dan sampai dengan saat ini kami dari Satpom Lanud Halim Perdanakusuma, dibantu oleh Polres Metro Jakarta Timur, untuk mengungkap dan mendalami permasalahan ini," sambungnya.