kumparan
4 September 2018 16:09

Polisi Belum Temukan Indikasi Penghuni Kos di Sukabumi Terafiliasi JAD

Ilustrasi kebakaran. (Foto: Antara/Fachrurrozi)
Polisi tengah melakukan pemeriksaan terhadap seorang wanita berinisial RP (22), penghuni kamar kos yang meledak di Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Sukabumi, Jawa Barat. Saat ini RP berada di Polsek Cikembar.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan informasi yang dihimpun, polisi telah memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian. Selain itu polisi juga menyita beberapa barang bukti seperti satu buku bertuliskan 'You Are Dead' yang ada di lokasi kejadian.
RP merupakan seorang wanita bercadar yang bekerja di pabrik Gold Star Indonesia. Sejauh ini belum ditemukan adanya indikasi RP terafiliasi dengan jaringan terlarang seperti JAD.
"Belum, belum ada ke sana," kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada kumparan, Selasa (4/9).
Terkait dengan pemanggilan RP ke Polsek, Dedi mengatakan hanya untuk diminta keterangannya. Selain itu, ia menegaskan kasus ledakan itu sudah ditangani oleh Polres dan Polsek setempat.
"Ya hanya diminta keterangannya aja, ini (ledakan) dari dispenser yang dibiarkan menyala lalu ditinggal kerja. Yang jelas ini sudah ditangani," ucap Dedi.
ADVERTISEMENT
Menurut Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, akibat ledakan itu korban mengalami kerugian mencapi Rp 10 juta. Selain itu beberapa benda berharga milik RP hangus terbakar.
"Ada dispenser, lemari baju dan laptop yang terbakar," kata Truno.
Truno mengatakan saat ini kasus itu sudah ditangani oleh Polres Sukabumi. Beberapa saksi juga telah diminta keterangannya.
"Pemilik kosan, penghuni kosan dan dua saksi lain sudah kita minta keterangannya," tutup Trnuo.
Polisi memastikan ledakan yang terjadi di sebuah kamar kosan yang terletak di Desa Bojongraharja, Sukabumi berasal dari mejikom atau alat pemasak nasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan pemilik kamar yakni seorang wanita berinisial RP, ledakan itu dipicu karena ia lupa mematikan dispenser.
ADVERTISEMENT
"Pada saat penghuni kosan pergi kerja ke PT Golstar Indonesia, magic com sudah dimatikan sedangkan dispenser lupa dimatikan," kata Truno.
Ledakan itu terjadi Selasa (4/9) sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu seorang saksi bernama Rahman Hambali hendak pergi bekerja mendengar suara ledakan dan mencium aroma kebakaran.
"Kondisi di dalam TKP saat itu sudah terbakar dan ambruk kemudian api juga masih menyala di sekitar lokasi. Dua orang saksi lain langsung berusaha memadamkan api," ucap Truno.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan