Polisi: Bikin Konten Prank KDRT, Baim Wong dan Paula Bisa Kena Pidana

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
32
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Paula Verhoeven dan Baim Wong di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (30/11). Foto: Regina Kunthi Rosary/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Paula Verhoeven dan Baim Wong di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (30/11). Foto: Regina Kunthi Rosary/kumparan

Artis Baim Wong kembali menuai kecaman dan sorotan usai membuat konten prank lapor polisi atas dugaan KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) bersama istrinya Paula Verhoeven.

Sebelumnya, konten itu dimuat di kanal youtubenya dengan judul "BAIM KDRT, PAULA JALANI VISUM Nonton sebelum video ini di takedown" pada Sabtu (1/10).

Namun, sesuai judulnya, video tersebut ternyata sudah di-takedown pada Minggu (2/10).

kumparan post embed

Merespons hal ini, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi menegaskan, bahwa KDRT merupakan masalah serius dan tidak boleh dianggap main-main.

Nurma mengatakan, atas perbuatannya itu, Baim Wong bisa terancam kena pidana lantaran telah membuat laporan palsu.

"Namanya laporan palsu, ya, kena pidana, lah, kalau dilaporkan bisa kena (pidana)," kata Nurma saat dihubungi kumparan, Minggu (2/10) malam.

Nurma menyesalkan apa yang dilakukan Baim. Menurutnya, itu bukan contoh yang baik bagi seorang publik figur.

"Itu memang sebenarnya bukan main-main, makanya kenapa kita sesalkan tuh," tegasnya.

Nurma membenarkan bahwa Baim membuat konten laporan palsu kasus KDRT itu di Polsek Kebayoran Lama. Saat ini pihaknya masih melakukan konfirmasi dengan Kapolsek terkait peristiwa ini.

"Makanya ini aku lagi ngecek Kapolseknya cuma belum diangkat (teleponnya), maksud saya biar sinkron dan jelas, gitu, lo. Apa sih yang dia lakukan di sana terus bagaimana sih dia diperiksa," jelas Nurma.

Nurma menyebut, beberapa pasal yang mungkin bisa menjerat Baim atas kontennya itu yakni Pasal 220 KUHP tentang pembuatan laporan palsu atau Pasal UU ITE lantaran menyebarkan berita hoaks.

"Nanti aku cek dulu di polsek, ya, kalau misalkan memang dia itu ada ini nanti saya kabari," pungkasnya.

Baim Wong, di kawasan Veteran, Jakarta Selatan, Kamis (28/7). Foto: Giovanni/kumparan

Sebelumnya kumparan sempat menyaksikan konten itu. Dalam video tersebut, Baim Wong mulanya menyinggung kasus dugaan KDRT oleh Rizky Billar terhadap Lesty Kejora.

"Lagi heboh, tuh, berita yang KDRT, tuh, sekarang, ya. Cuma, kita dengerin aja karena kenal sama dua-duanya, enggak enak juga berkomentar. Cuma, ya, heboh banget. Dengerin beritanya aja kita," tutur Baim Wong.

Setelahnya, Baim Wong melontarkan ide untuk membuat prank. Ia meminta Paula Verhoeven pergi ke kantor polisi, berpura-pura hendak melaporkan tindak KDRT yang dilakukan olehnya.

Paula Verhoeven kemudian menyambangi Polsek Kebayoran Lama. Seperti arahan sang suami, kepada polisi, ia mengaku hendak membuat laporan terkait tindak KDRT oleh Baim Wong.

Saat Paula Verhoeven tengah berkonsultasi, polisi menyadari keberadaan kamera tersembunyi yang dibawa oleh Paula. Tak lama, Baim Wong datang. Saat polisi menyadari dirinya di-prank, Baim dan Paula pun tertawa.

Sepulangnya dari kantor polisi, Baim Wong menyampaikan bahwa dirinya turut prihatin atas dugaan KDRT yang dialami Lesti Kejora. Ia juga mendoakan agar masalah tersebut cepat terselesaikan.