Polisi: Bripda Ignatius Meninggal saat Dibawa ke RS Usai Tertembak

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bripda Ignatius Frisco Sirage. Foto: Dok. Hi Pontianak
zoom-in-whitePerbesar
Bripda Ignatius Frisco Sirage. Foto: Dok. Hi Pontianak

Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, mengungkap Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. Ignatius terluka usai tertembak oleh pistol yang ditunjukkan tersangka Bripda IMS.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (23/7) pukul 01.39 WIB di sebuah kamar di Rusun Polri Cikeas, Bogor, Jabar. Bripda IMS menujukkan pistol yang dia bawa ke korban.

Di dalam kamar itu juga ada dua orang saksi yakni berinisial AN dan AY.

"Saat tersangka menunjukkan senjata api tersebut kepada korban tiba-tiba senpi tersebut mengenai meletus dan mengenai leher korban ID terkena pada bagian bawah telinga sebelah kanan menembus ke tengkuk belakang sebelah kiri," kata Rio saat konferensi pers, Jumat (28/7).

Usai korban tertembak dua orang saksi keluar dari kamar. Menurut Rio, peristiwa dalam kamar itu berdasarkan rekaman CCTV yang berlangsung 3 menit 53 detik.

Korban yang terluka kemudian dibawa ke rumah sakit.

"Korban ID meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit," kata Rio.

"Korban atas nama ID, 20 tahun, merupakan anggota Polri," tambahnya.