Polisi Bubarkan 500 Orang yang Rayakan HUT Ke-25 SID di Twice Bar Bali

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penampilan Superman Is Dead di Synchronize Fest 2018 di JiExpo Kemayoran (7/10/2018). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Penampilan Superman Is Dead di Synchronize Fest 2018 di JiExpo Kemayoran (7/10/2018). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Polisi membubarkan acara peringatan 25 tahun berkarya band punk rock Superman Is Dead (SID) di Twice Bar, Kuta, Bali, Selasa (18/8) malam. Acara ini diperkirakan dihadiri 500 orang.

Kapolsek Kuta Utara Kompol Teuku Ricky mengatakan, pihaknya membubarkan kegiatan itu karena menimbulkan keramaian. Apalagi, para fans SID ini tidak menerapkan protokol kesehatan seperti tidak memakai masker dan mengabaikan jarak sosial.

"Dibubarkan oleh desa adat dan Satgas COVID-19 didampingi polisi karena saat kegiatan tidak mempedomani protokol kesehatan dan social distancing. Perkiraan ada 500-an orang," kata Ricky saat dihubungi, Rabu (19/8).

embed from external kumparan

Pembubaran ini juga karena pihak Twice Bar tak mengirimkan surat pemberitahuan atau izin membuat keramaian di suatu tempat. Acara dimulai pukul 19.00 WITA dan dibubarkan sekitar pukul 21.00 WITA tanpa perlawanan dari massa.

"Info dari pengelola Twice kegiatan ultah SID ke-25, mulai kegiatan jam 19.00 dan dibubarkan pukul 21.00 WITA," kata Ricky.

Sebelumnya, anggota SID Bobby Kool dan Eka Rock bersama sejumlah fans SID yang bernama Outsider juga merayakan HUT ke -25 SID di Polda Bali. Acara berlangsung penuh haru karena tanpa dihadiri Jerinx, drummer band.

Jerinx ditetapkan sebagai tersangka karena menyebut IDI Kacung WHO di akun instagramnya. Dia diduga mencemarkan nama baik dan menyebarkan ujaran kebencian terhadap IDI.

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

embed from external kumparan