Polisi Bubarkan Demo Sopir Truk di Kawasan Monas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah petugas kepolisian berjaga saat demo supir truk tolak peraturan ODOL ke pemerintah di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (2/7/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah petugas kepolisian berjaga saat demo supir truk tolak peraturan ODOL ke pemerintah di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (2/7/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Polisi membubarkan massa demo sopir truk yang menolak kebijakan Over Dimension Over Loading (ODOL) di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (2/7). Kawasan sekitar Monas tersebut ditutup karena demo itu.

Peristiwa itu terjadi saat massa kembali dari Kementerian Perhubungan. Massa yang tidak puas dengan hasil pertemuan di Kemenhub memblokade jalan menggunakan replika keranda.

Polisi lalu mendatangi massa yang memblokade jalan tersebut. Terjadi dorong-dorongan antara polisi dengan massa. Terlihat polisi mengamankan beberapa orang.

Petugas kepolisian mengamankan demonstran saat unjuk rasa supir truk tolak peraturan ODOL ke pemerintah di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (2/7/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Orator kemudian meminta massa untuk kembali ke truk masing-masing. "Teman-teman kita kembali ke armada kita konvoi aja bikin macet Jakarta," ujar orator dari mobil komando.

Polisi bertameng dan bertongkat kemudian mendatangi massa untuk membubarkan mereka. Massa kemudian berangsur bubar.

Para sopir truk itu mendemo kebijakan penindakan over dimension over load (ODOL) yang tengah digalakkan pemerintah. Dalam aksinya mereka membawa truk masing-masing. Kendaraan berukuran besar itu diparkir di Jalan Medan Merdeka Selatan.