Polisi Buka Opsi Ekshumasi Bayi yang Meninggal usai Dijadikan Konten Foto Klinik
·waktu baca 1 menit

Bayi laki-laki di Kota Tasikmalaya meninggal dunia diduga akibat malapraktik yang dilakukan di Klinik Alifa. Polisi pun sedang menyelidiki kasus itu.
Lantas, apakah jenazah bayi itu akan diekshumasi (jenazah dikeluarkan dari tanah lalu diautopsi) untuk kepentingan penyelidikan?
Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Fetrizal, mengatakan pihaknya masih melakukan dan mengkaji perlu atau tidaknya ekshumasi terhadap jenazah bayi itu.
"Nanti kami akan mendalami atau mengkaji apakah diperlukan ekshumasi terhadap bayi tersebut, untuk mengetahui penyebab kematian," kata dia di Polres Tasikmalaya Kota pada Rabu (22/11).
Dengan demikian, belum dapat dipastikan polisi akan membongkar makam bayi itu atau tidak. Diketahui, bayi itu meninggal dunia tak lama usai dilahirkan di Klinik Alifa dan ditangani di rumah sakit.
"Nanti kami dalami, saat ini kami masih melakukan proses penyelidikan apakah hal tersebut diperlukan dalam proses penyelidikan ini atau tidak," ucap dia.
Sebelumnya, seorang ayah di Kota Tasikmalaya, Erlangga Surya Pamungkas, mengunggah cerita tentang putranya yang meninggal dunia diduga akibat malapraktik di Klinik Alifa.
Peristiwa itu diceritakannya lewat secarik kertas yang diunggah di akun Instagram @nadiaanastasyasilvera. Atas kejadian yang menimpanya, Erlangga telah melapor ke polisi.
