Polisi Buru Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Ditemukan di Kebun Kelapa di Maluku

9 Agustus 2022 14:09
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Petugas dan disaksikan warga mengevakuasi mayat perempuan yang ditemukan terkubur di perkebunan kelapa di Seram Barat. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Petugas dan disaksikan warga mengevakuasi mayat perempuan yang ditemukan terkubur di perkebunan kelapa di Seram Barat. Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Kepolisian masih berupaya mengejar Frans Rumahleisalan, terduga pelaku pembunuhan Erna Wirin (30) yang jasadnya dikubur di area perkebunan kelapa di Desa Nuruwe, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku.
ADVERTISEMENT
"Masih dalam pengejaran polisi," kata Kasi Humas Polres SBB Ipda Mozes Riupassa, Selasa (9/8).
Terduga pelaku pembunuhan merupakan suami korban. Erna diduga dibunuh oleh Frans Rumahleisalan dan ditemukan pada Minggu (7/8).
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Jasad korban ditemukan terkubur 20 centimeter dari permukaan tanah di area perkebunan kelapa di desa setempat atau berjarak 25 meter dari walang (rumah kebun) yang ditempati pasangan suami istri ini.
Lokasi kuburan korban ini pertama kali ditemukan oleh anjing milik warga bernama Angky Akollo, seorang petani yang pada Minggu siang tengah berburu babi di sekitar lokasi kejadian.
Melihat anjing miliknya mengendus-ngendus gundukan tanah seperti bekas digali itu, Angky melihat langsung dan dikagetkan ujung jari kaki manusia yang menjulur ke atas permukaan tanah.
ADVERTISEMENT
"Jasadnya sudah busuk, memang masih (autopsi) belum bisa diekspos," ujar Riupassa.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020