Polisi Buru Pembacok Pelajar Saat Tawuran di Tangsel

Polisi sudah mengantongi identitas pelaku pembacokan terhadap seorang pelajar berinisial AF (18). AF menjadi korban dalam tawuran antara pelajar SMK Sasmita dengan SMK Bhipuri terjadi di Jalan Raya Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Selasa, (31/7) sore.
Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan mengatakan, saat ini polisi masih melakukan pengejaran kepada pelaku.
"Sudah ada pelaku. Saat ini kita sedang dalam pengejaran. Pelaku utama ada satu orang, dia pelaku utama yang membacok kepala korban," kata Ferdy Irawan dikonfirmasi kumparan, Senin (6/8).
Ferdy mengatakan, identitas pelaku tersebut diperoleh polisi setelah memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui kejadian itu. Sejauh ini, kata Ferdy, pihaknya sudah memeriksa sekitar 16 orang saksi.

Adapun terkait kondisi terkini korban pembacokan AF (18), Ferdy mengatakan saat ini kondisi AF sudah membaik pasca operasi di RSCM. Meski demikian, AF masih belum diperbolehkan pulang dari rumah sakit.
"Kemarin (Minggu 5/8) sudah dilakukan operasi pencabutan sisa parang yang menancap di kepala korban. Saat ini masih dalam pengawasan dokter di ICU RSCM," ujar Ferdy.
Diketahui dua SMK di Tangerang Selatan, yakni SMK Sasmita dan SMK Bhipuri terlibat tawuran di Jalan Raya Serpong, Selasa (31/7). Para pelajar itu menggunakan berbagai jenis senjata tajam dalam tawuran tersebut. Akibatnya AF (18) mengalami luka bacok di bagian wajah setelah diserang menggunakan parang.
Sejauh ini, polisi menduga tawuran terjadi karena saling ejek di media sosial.
"Jadi itu karena saling ejek saling nantang di media sosial akhirnya mereka tawuran," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam keterangannya, Kamis (2/8).
