Polisi Cari Mulyadi ke Gn Halimun-Bendera Sebelum Ditemukan Tewas di Pohon Petai

13 Mei 2022 11:49
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Polisi Cari Mulyadi ke Gn Halimun-Bendera Sebelum Ditemukan Tewas di Pohon Petai (80063)
zoom-in-whitePerbesar
Tampang Mulyadi (40), terduga pembunuh janda Wiwin Sunengsih (31). Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Pembunuh janda, Wiwin Sunengsih (31), yakni Mulyadi (40) ditemukan meninggal dunia dengan cara menggantung diri di dekat kediamannya di Kampung Gantungan, Kabupaten Bandung Barat.
ADVERTISEMENT
Sebelum ditemukan tewas, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo mengatakan, pelaku sempat diburu oleh petugas kepolisian bersama warga selama lima hari.
Petugas kepolisian mencari hingga ke Gunung Halimun dan Gunung Bendera yang terletak di Kabupaten Bandung Barat.
"Area pencarian itu di gunung bendera, gunung halimun, itu berdasarkan keterangan saksi yang melihat pelaku melarikan diri, jadi ada lima saksi yang melihat pelaku melarikan diri," kata dia melalui keterangannya pada Jumat (13/5).
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Hingga, kata Ibrahim, Mulyadi ditemukan meninggal dunia dengan menggantung diri di pohon petai. Lalu, jenazah Mulyadi dilarikan ke RS Sartika Asih untuk dilakukan autopsi.
"Kemudian dievakuasi ke RS Sartika Asih," ucap dia.
Dalam kasus tersebut, sambung Ibrahim, polisi juga mendapati adanya barang bukti berupa tali tambang, pakaian warna hijau hingga uang tunai senilai Rp 80 ribu. Sementara itu, barang bukti senjata tajam yang dipakai Mulyadi menusuk Wiwin masih dalam pencarian.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya diberitakan, Wiwin menderita luka di bagian perut dan lehernya. Adapun status tersangka kepada Mulyadi dipastikan digugurkan karena meninggal dunia. Hal itu sesuai dengan aturan Pasal 109 ayat 2 KUHAP.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020