Polisi Cek Lokasi Produksi Telur Asin Kenyal di Banyumas

Selain Pengawasan Obat dan Makanan (POM) dan Dinas Kesehatan Banyumas, Polsek Pekuncen, Polresta Banyumas juga turut menyambangi lokasi pembuatan telur asin kenyal yang sempat membuat heboh warga Desa Karangklesem, Kecamatan Pekuncen.
Telur asin itu diproduksi oleh Komaroh, warga Desa Karangklesem. Warga sebelumnya menduga telur asin tersebut palsu karena bentuk dan kekenyalannya berbeda dari telur asin pada umumnya. Telur asin buatan Komaroh bagian dalamnya berwarna cokelat dan sangat kenyal, bahkan disebut bisa memantul seperti bola.
"Karena ada laporan, indikasi atau dugaan. Kami mendampingi pihak POM dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas sewaktu melakukan uji sampel telur asin," Kapolsek Pekuncen, AKP Susanto saat dikonfirmasi, Selasa (11/2).
Susanto menjelaskan, pihak kepolisian mendatangi lokasi juga sebagai upaya untuk mencegah timbulnya situasi yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat dengan adanya isu telur asin palsu tersebut.
"Hasilnya sementara kan, telurnya asli, tapi hanya mungkin proses masaknya saja yang keliru," ujarnya.
Dia juga mengimbau kepada warga, agar tak mudah terpancing isu yang dapat merugikan masyarakat.
Sebelumnya Kepala POM Banyumas, Suliyanto menerangkan, pihaknya tidak bisa menyimpulkan telur asin yang viral itu adalah telur asin palsu. Bisa jadi, kata dia, kondisi seperti itu terjadi karena bahan baku telur asin yang kurang bagus atau rusak.
"Telurnya asli, tetapi mungkin saat proses produksinya, atau bahannya, higienitas tempat produksi atau kebersihannya. Bisa menjadi penyebab," kata Suliyanto saat dikonfirmasi, Selasa (11/2).
Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas bersama dengan Puskesmas Pekuncen juga telah melakukan pengujian di Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten Banyumas berupa uji formalin dan boraks. Hasilnya pun negatif.
