Polisi Depok Diserang Geng Remaja saat Bubarkan Tawuran
·waktu baca 2 menit

Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Depok mendapatkan perlawanan saat melakukan pembubaran geng remaja yang melakukan tawuran.
Insiden tersebut terjadi pada Minggu (20/2) di Jalan Siliwangi, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.
Katim Perintis Presisi Polres Metro Depok, Iptu Winam Agus, mengatakan, Tim Perintis Presisi Polres Metro Depok secara rutin melakukan patroli di wilayah Kota Depok. Namun saat melintas di Jalan Siliwangi timnya melihat geng remaja diduga melakukan tawuran.
“Kami melihat geng antar remaja melakukan tawuran dan kami mengadang, namun kami malah diserang oleh mereka menggunakan senjata tajam,” ujar Winam saat dihubungi, Rabu (23/2).
Winam menjelaskan, salah satu geng yang sedang tawuran menduga tim patroli Perintis Presisi Polres Metro Depok merupakan anggota geng lain yang menjadi lawan. Namun saat mengetahui yang dilawan adalah polisi, geng tersebut kaget dan melarikan diri.
“Mereka menyerang kami namun setelah mengetahui kami adalah polisi, mereka kaget dan kabur melarikan diri serta ada yang jatuh,” jelas Winam.
Anggota Tim Patroli kemudian melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan tiga orang remaja yang sempat melarikan diri tersebut.
“Ada tiga orang yang kami tangkap dan tiga senjata tajam turut diamankan,” ucap Winam.
Winam mengungkapkan, tiga senjata tajam yang diamankan berupa dua bilah celurit, satu bilah parang, dan satu buah stik golf. Dari hasil pendataan di lapangan, kedua geng remaja tersebut berasal dari geng Jambon dan Melati.
“Remaja yang terjatuh mengalami luka pada bagian tangan karena terkena senjata tajamnya sendiri yang dia bawa,” ungkap Winam.
Winam menuturkan, remaja yang mengalami luka telah diberikan pengobatan dan dibawa ke Polsek Pancoran Mas untuk dilakukan pemeriksaan terkait aksi tawuran. Ketiga remaja yang tertangkap berasal dari wilayah Sugutamu dan Cipayung.
“Kami akan terus berpatroli untuk menjaga Kamtimbas di Kota Depok dan meminimalisasi aksi tawuran pada malam hari,” pungkas Winam.
