Polisi di Sulsel yang Ditangkap karena Diduga Narkoba oleh BNNP Dilaporkan Tewas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi polisi. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi polisi. Foto: Shutterstock

Aipda Arham, anggota Polres Sinjai, Sulsel, dilaporkan tewas dalam operasi penangkapan yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel. Ia ditangkap diduga atas kasus narkoba.

Dugaan sementara, Arham diduga bunuh diri dengan meminum cairan pembersih mobil. Kabid Pemberantasan BNNP Sulsel, Kombes Pol Ardiansyah, membenarkan kabar tersebut.

“Iya benar (anggota Polres Sinjai meninggal saat dibawa anggota BNNP Sulsel),” kata Ardiansyah kepada wartawan, Senin (3/1).

Namun, saat ditanya soal kronologi tewasnya Arham, apakah bunuh diri atau tidak, Ardiansyah belum memberi keterangan resmi.

“Saya masih menunggu, rencananya jenazah akan diperiksa di Bhayangkara Makassar. Mohon waktu, untuk lebih jelasnya masih menunggu pemeriksaan di RS Bhayangkara Makassar,” ujarnya.

Arham sebelumnya ditangkap BNNP Sulsel di rumahnya di Kabupaten Sinjai. Setelah ditangkap, Arham kemudian hendak dibawa ke Kota Makassar.