Polisi: Ganjil Genap Ampuh Tekan Mobilitas di Jakarta
·waktu baca 2 menit

Aturan Ganjil Genap (gage) tetap diberlakukan di Jakarta meski ada penurunan Level PPKM.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, kebijakan Ganjil Genap efektif menekan mobilitas warga.
"Artinya kita menganggap kebijakan gage masih cukup efektif untuk menurunkan mobilitas di ruas-ruas jalan yang kita berlakukan gage," kata Sambodo saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (24/8).
Memang dalam pelaksanaan PPKM Level di Jakarta pada periode terakhir masih terdapat peningkatan sebesar 6 persen. Jumlahnya menurun apabila dibandingkan dengan pelaksanaan PPKM Level minggu keempat sebesar 20 persen.
Artinya, kata dia, kebijakan Gage ini efektif menekan laju mobilitas warga Ibu Kota.
"Tapi kalau kita lihat angkanya di bandingkan masa PPKM mikro teman-teman bisa lihat di ujung bulan Juni itu angkanya masih di atas 40 ribu di ujung bulan Agustus itu angkanya masih di atas 30 ribuan. Jadi masih ada penurunan 7 persen sampai minus 31 persen dibandingkan pada masa PPKM Mikro," kata dia.
Sambodo juga mengatakan jumlah titik berlakunya ganjil genap akan dikurangi dari 8 menjadi 3.
"Mulai tanggal 26 Agustus sampai 30 Agustus kita akan berlakukan jadi 3 kawasan yaitu Sudirman, Thamrin dan kawasan baru Jalan Rasuna Said mulai simpang Mampang-Gatot Subroto sampai dengan simpang Imam Bonjol," jelasnya.
***
Saksikan video menarik di bawah ini:
